Kota Yogya

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda DIY Minta Warga Laporkan Kelompok-kelompok Negatif ke Polisi

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda DIY Minta Warga Laporkan Kelompok-kelompok Negatif ke Polisi

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda DIY Minta Warga Laporkan Kelompok-kelompok Negatif ke Polisi
Tribun Jogja/ Christy Mahatma Wardhani
Diri Reskim Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo (kiri), Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto (tengah), dan Kapolsek Gondokusuman Kompol Bonifasius Slamet (kanan) menunjukkan barang bukti yang disita saat mengamankan pelaku pembacokan pelajar kepada media di Mapolsek Gondokusuman, Kamis (7/2/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Dir Reskrimum Polda DIY,Kombes Pol Hadi Utomo meminta masyarakat untuk melaporkan ke polsek-polsek terdekat jika ada kelompok-kelompok negatif di sekitar lingkungannya.

"Masyarakat tolong melaporkan jika ada kelompok-kelompok. Penganiayaan jalanan ini dimulai dari kelompok-kelompok. Kalau di daerah mulai tumbuh kelompok-kelompok seperti itu, laporkan ke polsek-polsek terdekat. Biar nanti kami tindaklanjuti," katanya di Mapolsek Gondokusuman, Kamis (7/2/2019).

Ia kembali menegaskan bahwa penganiayaan jalanan (kekerasan jalanan) bukan klitih, melainkan murni kriminal.

Baca: Bak Film Action, Rombongan Pelajar Ini Berkelahi di Jalanan, Seorang Pelajar Akhirnya Kena Bacok

Menurut pengalamannya, pelaku kejahatan jalanan sebelum melakukan aksinya mengonsumsi pil koplo terlebih dahulu.

"Beberapa kali kasus biasanya mereka minum pil koplo dulu. Ada yang hanya sebagai eksekutor saja, jadi tidak motif khusus. Karena dicekoki terus sama kelompoknya. Masyarakat perlu tahu bahwa pelaku biasanya usianya sudah melewati masa remaja, tetapi di bawah 20 tahun," lanjutnya.

"Motif kejahatan lebih banyak karena dendam, yang jelas ada permusuhan terlebih dahulu. Karena pelaku bukan di bawah umur tentu proses hukum tetap berjalan," tambahnya.(tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved