Kulon Progo

Rencana Proyek Pembangunan JJLS, Warga Garongan Minta Tanahnya Dihargai Rp5 juta per Meter

Rencana Proyek Pembangunan JJLS, Warga Garongan Minta Tanahnya Dihargai Rp5 juta per Meter

Rencana Proyek Pembangunan JJLS, Warga Garongan Minta Tanahnya Dihargai Rp5 juta per Meter
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
Suasana pertemuan warga dengan tim persiapan pembangunan JJLS di Kantor Camat Panjatan, Rabu (6/2/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Warga Desa Garongan, Kecamatan Panjatan mengajukan harga tanah yang cukup fantastis untuk rencana pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kulon Progo.

Mereka meminta tanahnya dihargai Rp5 juta-5,5 juta per meter persegi.

Hal itu disampaikan warga terdampak rencana pembangunan JJLS ruas Ngremang-Congot dalam pertemuan dengan Tim Persiapan Pembangunan di Kantor Camat Panjatan, Rabu (6/2/2019).

Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) Kulon Progo, Heriyanto.

Koordinator warga, Ngadiman mengatakan bahwa pihaknya membawa aspirasi masyarakat terdampak dalam pembangunan itu.

Baca: Cegah Munculnya Pemukiman Kumuh, DPRD Kulon Progo Usulkan Langkah Antisipatif

Baca: Pedagang Pasar Prawirotaman Segera Pindah ke Area Relokasi

Mereka menginginkan tanahnya dihargai Rp5 juta untuk bidang terdampak secara umum pada ruas itu.

Adapun Rp5,5 juta khusus untuk bidang tanah di sekitar tikungan letter S wilayah Pedukuhan 3 Garongan yang diperkirakan bakal memakan seluruh tanah dan rumah milik warga.

Nilai harga tanah yang diajukan dinilai cukup layak dan sesuai dengan harga pasaran umum di wilayah tersebut saat ini.

Di mana dalam perkembangannya, harga tanah semakin mahal dan banyak investor tertarik menyewa tanah kosong untuk usaha.

"Nilai itu cukup layak karena kan ada yang seluruh pekarangannya bakal habis terdampak. Setidaknya (ganti rugi) itu cukup untuk beli tanah lagi di Panjatan. Walaupun, ini masih bersifat nego, tergantung bagaimana tim bermusyawarah dengan warga,"kata Ngadiman.(tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved