Jawa

Bawaslu Kabupaten Magelang Rekrut 4.331 Pengawas TPS

Kurang lebih sebanyak 4.331 PTPS yang dibutuhkan untuk mengawasi jalannya pemungutan suara di 4.331 TPS yang tersebar 372 desa yang ada

Bawaslu Kabupaten Magelang Rekrut 4.331 Pengawas TPS
IST
M Yasin Awan Wiratno, Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang mengumumkan pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 ini.

Kurang lebih sebanyak 4.331 PTPS yang dibutuhkan untuk mengawasi jalannya pemungutan suara di 4.331 TPS yang tersebar 372 desa yang ada di Kabupaten Magelang.

"Kami membutuhkan sebanyak 4.331 pengawas TPS di seluruh Kabupaten Magelang. Jumlah ini lebih banyak dari Pilkada sebelumnya, karena jumlah TPS yang bertambah. Dulu satu TPS bisa lebih dari 300 orang, tetapi sekarang satu TPS hanya diisi 299 orang," ujar M Yasin Awan Wiratno, Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Magelang, Senin (4/2/2019).

Baca: Asyiknya Belajar Aksara Jawa Kuna di Museum BPK RI Kota Magelang

Yasin mengatakan, saat ini Bawaslu sudah mengumumkan pendaftaran PTPS ini di setiap Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di 21 kecamatan. Pengumuman mulai tanggal 4-10 Februari 2019.

Kemudian pendaftaran, penerimaan, dan penelitian berkas administrasi, wawancara dilakukan tanggal 11-21 Februari 2019 mendatang.

Pendaftaran dapat dilakukan di Panwascam masing-masing kecamatan. Rekrutmen pun dilaksanakan di sana.

"Setelah mendapatkan klarifikasi atas tanggapan masyarakat, maka diumumkan pengawas TPS terpilih. Pelantikan akan dilakukan tanggal 25 Maret 2019 mendatang," ujarnya.

Baca: Kota Magelang Butuh 407 Pengawas TPS, Bawaslu : Pengawas Harus Netral, Bukan Anggota Parpol

Yasin menuturkan, PTPS ini nantinya akan bertugas mengawasi TPS, dari mulai pembuatan TPS, pemungutan suara, penghitungan suara. PTPS juga mengawasi kegiatan pengiriman logistik dari desa ke TPS.

Selain itu, mereka juga turut melakukan sosialisasi program Bawaslu

"Mereka akan mengawasi masing-masing TPS, mulai pembuatan TPS sampai perhitungan suara. Bertugas tiga minggu sebelum hari H, seminggu setelah hari H pemungutan suara. ikut serta sosialisasi program dari bawaslu. mengawasi kegiatan pengiriman logistik desa ke TPS," katanya.

Sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi adalah pendaftar berumum 25 tahun, berpendidikan minimal SMA atau sederajat.

Syarat khusus yakni PTPS tidak boleh memiliki hubungan perkawinan dengan penyelenggara Pemilu.

Mereka juga harus mundur dari anggota partai politik sekurang-kurangnya lima tahun.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved