Pemkab Kulonprogo Berdayakan Narapidana dalam Program Bedah Rumah

Pembuatan kusen rumah dikerjasamakan dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates melalui warga binaannya.

Pemkab Kulonprogo Berdayakan Narapidana dalam Program Bedah Rumah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Langkah baru dikembangkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Pembuatan kusen rumah dikerjasamakan dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates melalui warga binaannya.

Beberapa waktu laku, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, menginisiasi program pemberdayaan warga binaan rutan tersebut dengan memberikan bantuan dua meter kubik kayu.

Setelah jadi, kusen diserahkan untuk membangun rumah warga kurang mampu dalam program bedah rumah.

"Menurut saya ini sangat menarik. Karena, warga binaan itu aktif, bisa melakukan berbagai kegiatan dan membikin kerajinan. Dalam hal ini kita berdayakan medek untuk membikin kusen rumah," kata Hasto, Minggu (3/2/2019).

Hasto menyebut, program kerjasama dan pemberdayaan ini membawa manfaat berlapis dan karambol.

Yakni bermanfaat bagi pedagang kayu Kulon Progo sekaligus melatih keterampilan warga binaan rutan, dan berguna bagi program bedah rumah tidak layak huni (RTLH).

Program ini menurutnya juga sarat nilai gotong royong, semangat yang sama dengan program bedah rumah.

Bantuan bisa bersumber dari zakat infak shodaqoh atau dari sumber bantuan lain yang sah.

Dana tersebut untuk membeli kusen yang dibikin warga binaan sehingga ada penghasilan dan kesejahteraan bagi mereka.

Selanjutnya, kusen itu bermanfaat bagi warga miskin yang tempat tinggalnya jadi sasaran bedah rumah.

Pedagang kayu Kulon Progo juga kebagian rezeki karen kayunya dibeli untuk program tersebut.

"Hanya dengan satu uang bisa memberikan efek karambol pada tiga tempat. Uangnya pun baik karena dari dana Zakat Infak Sodaqoh dari gotong royong," kata Hasto.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rutan Wates, R Supriyatno mengatakan bahwa pihaknya telah menerima bantuan kayu dari Bupati pada Rabu (29/1) dan telah dikerjakan warga binaan menjadi kusen pintu dan jendela untuk diserahkan dalam program bedah rumah.

Jenis kayunya cukup beragam, antara lain jati, akasia/orak atik, mahoni dan jambu. (*)

Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved