Pendidikan

Menristekdikti Ajak Perguruan Tinggi Menggunakan Sistem Online dalam Pembelajaran

Dengan e-learning ini maka Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia bisa lebih tinggi dari APK saat ini yakni 34,58.

Menristekdikti Ajak Perguruan Tinggi Menggunakan Sistem Online dalam Pembelajaran
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Arie
Menristekdikti Mohamad Nasir mendatangani prasasti gedung baru di UNY, Sabtu (2/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menristekdikti Mohamad Nasir mengajak setiap perguruan tinggi dapat meningkatkan proses pembelajaran secara daring (e-learning).

Dengan e-learning ini maka Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia bisa lebih tinggi dari APK saat ini yakni 34,58.

Dalam peresmian gedung Islamic Development Bank (IsDB), Sabtu (2/2/2019) di Fakultas Bahasa dan Seni UNY, Mohamad Nasir memaparkan bahwa pembangunan gedung hanya salah satu cara untuk meningkatkan proses pembelajaran yang lebih baik, khususnya pembangunan infrastuktur yang berkaitan proses pembelajaran yaitu ruang kuliah dan laboratorium.

Baca: Rektor UNY Lantik Pengurus Organisasi Mahasiswa

Di sampimg perbaikan infrastruktur dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 maka diperlukan perkuliahan dengan sistem e-learning atau online learning.

"Maka ruang kuliah bukan menjadi tuntutan utama, melainkan proses pembelajaran yang berorientasi pada e-learning tersebut" jelasnya.

Sebanyak 12 gedung di mana sembilan diantaranya adalah laboratorium ini, ia berharap UNY dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan industri dan menciptkan lulusan yang juga sesuai dengan kebutuhan industri.

Baca: Mahasiswa UNY Berhasil Membuat Alat Terapi Sederhana untuk Anak Penderita ADHD

Nasir percaya mahasiswa Indonesia sudah tidak asing dengan perkembangan teknologi, sehingga mereka dapat lebih adaptif pada penggunaan online learning.

"Kalau dari sisi literasi teknologi, saya kira tidak ada masalah yang berarti, karena mahasiswa kita saat ini pada dasarnya sudah merupakan digital native." tambahnya.

Adapun IsDB telah menggelontorkan dananya dalam membangun 12 gedung baru untuk UNY, mencakup Gedung Kuliah Umum, Gedung Pertunjukan, Pusat Pelatihan Bahasa Perpustakaan Digital, Pusat Kebugaran dan Olahraga, Laboratorium (Lab) Teknik Sipil dan Struktur, Lab Mesin dan Otomotif, Lab Elektronik dan Listrik, Lab Ekonomi dan Bisnis Terpadu, Lab Matematika dan IPA, Lab IPS Terpadu, Lab Pendidikan Usia Dini dan Sekolah Dasar.

Rektor berharap dengan penambahan gedung baru dari Proyek IsDB 7in1 UNY ini dapat mempercepat UNY menjadi Universitas Kependidikan Unggul, Kreatif, dan Inovatif berdasarkan pada ketakwaan, kemandirian, dan kecendekiaan.

Baca: UNY Berhasil Masuk Top 500 Asia versi QS

"Semoga dengan penambahan gedung baru dapat mempercepat UNY menjadi universitas yang unggul. Di mana saat ini dalam kancah nasional UNY telaih meraih rangking 11. Dan dengan selesainya gedung ini juga menandakan dengan UNY sebagai peringkat 500 Asia. Ini merupakan modal dasar untuk pengembangan UNY ke kancah dunia," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Paku Alam X yang hadir dalam kesempatan itu berharap dengan keberadaan gedung-gedung baru ini UNY mampu mewujudkan kinerja yang lebih baik dan mampu mempertahankan sebagai kampus favorit, kampus pendidikan yang merakyat, agamis dan kampus penelitian tiada henti.

"Maka sangatlah tepat jika IsDB memberikan bantuan membiaya proyek pembangunan di UNY untuk pondasi mencerdaskan bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved