Aktivitas Merapi

Aktivitas Gunung Merapi, Satu Kali Guguran Teramati Kamis Pagi

Pada Kamis (31/1/2019) sejak pukul 00.00 - 06.00 WIB, tercatat satu kali guguran terjadi dari puncak Gunung Merapi dengan durasi 18,6 detik.

Aktivitas Gunung Merapi, Satu Kali Guguran Teramati Kamis Pagi
twitter BPPTKG
Pengamatan Gunung Merapi dari Pos PGM Kaliurang pada Kamis (31/1/2019) pagi. Tercatat Gunung Merapi mengeluarkan satu kali guguran pada periode 00.00 - 06.00 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat satu kali guguran pada Kamis, (31/1/2019).

Dilansir Tribunjogja.com dari akun twitter resmi BPPTKG, berdasar pada data seismik sejak pukul 00.00 - 06.00 WIB tercatat satu kali guguran terjadi dari puncak Gunung Merapi dengan durasi 18,6 detik.

Tak ada guguran lava pijar yang teramati dalam periode tersebut.

Sementara berdasarkan pengamatan BPPTKG dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang pada Kamis (31/1/2019) pagi dilaporkan kondisi angin diatas berhembus 2 Km/jam menuju arah tenggara dengan tekanan udara 919,0 hpa, Suhu 21,0 derajat celcius dan kelembaban 88 persen RH.

Baca: Juli, PT Sumber Buana Motor Kawasaki Yogyakarta Optimis Tembus Target Penjualan

Dari pantauan BPPTKG terhadap aktivitas gunung berapi teraktif di Jawa ini pada Rabu (30/1/2019) periode 00.00 -24.00 Wib tercatat Gunung Merapi melakukan beberapa kali aktivitas.

Satu kali mengeluarkan lava pijar, dengan jarak luncur mencapai 400 meter yang mengarah ke tenggara atau hulu kali gendol. Aktivitas ini teramati pada pukul 01.49 Wib, kemarin.

Sedangkan aktivitas kegempaan terjadi sebanyak 28 kali dengan 26 kali kegempaan guguran, satu kali kegempaan vulkanik dangkal serta satu kali kegempaan hybrid (fase banyak).

Baca: Gunung Merapi Kembali Tunjukan Aktivitasnya

Volume kubah lava di Gunung Merapi sejak 22 Januari 2019 lalu tercatat sebanyak 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari atau mengalami penurunan dibandingkan minggu lalu yang berkisar 2.300 meter kubik per hari.

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG sendiri mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved