Krisis Venezuela

Tokoh Oposisi Juan Guaido Dilarang Tinggalkan Venezuela

Krisis politik di Venezuela berkembang makin kritis menyusul intervensi kekuatan asing yang mendikte negara itu

Tokoh Oposisi Juan Guaido Dilarang Tinggalkan Venezuela
IST
Presiden Venezuela Nicolas Maduro 

TRIUNJOGJA.COM, CARACAS – Mahkamah Agung Venezuela mengeluarkan perintah larangan kepada Juan Guaido, pemimpin oposisi yang mendeklarasikan diri sebagai Presiden, bepergian ke luar negaranya.

Semua rekening bank dan transaski keuangannya juga dibekukan. Dikutip Sputniknews dari Reuters, Kamis (29/1/2019), penyelidikan hukum telah dimulai atas Guaido. Tokoh ini didukung AS dan banyak negara lain sebagai Presiden Venezuela.

“Mahkamah Agung telah memululai penyelidikan hokum atas Juan Gerardo Guaido Marques. Ia dilarang bepergian ke luar negeri tanpa izin sampai inveastigasi selesai,” kata Ketua MA Venezuela, Maikel Moreno di akun Twitternya.

Atase Militer Venezuela Melawan Maduro, Serukan Militer untuk Dukung Pemimpin Oposisi

Awal pekan ini, Jaksa Agung Venezuela Tareek Saab mengajukan permohonan penyelidikan awal kasus pidana atas Guaido. Langkah hukum ini dikecam Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton.

Krisis politik di Venezuela berkembang makin kritis menyusul intervensi kekuatan asing yang mendikte negara itu. AS tampil sebagai pemimpin gerakan mendukung Guaido, yang berusaha mendongkel Presiden Nicolas Maduro.  

Dua hari lalu, Nicolas Maduro mengulang tudingannya pada Washington. Ia menyebut pemerintah AS dan negara pendukungnya, mengorganisasi gerakan kudeta di negerinya.

Untuk Lindungi Maduro, Tentara Bayaran Rusia Disebut telah Masuk ke Venezuela

“Jangan campuri Venezuela,” seru Maduro dalam pidato di hadapan para diplomat Venezuela yang ditarik pulang dari AS. Seruan itu disampaikan dalam Bahasa INggris, dan ditujukan ke Presiden Donald Trump.

“Trump, Anda bertanggungjawab untuk setiap kekerasan yang terjadi di Venezuela, itu tanggungjawab Anda…Darah yang bisa mengalir di Venezuela akan melumuri tangan Anda, Presiden Donald Trump,” kata Maduro.

Rekaman pidato Maduro itu diposting di akun Twitternya, Selasa (29/1/2019). Maduro terpilih untuk kedua kalinya di Pilpres 2018, yang diboikot kelompok oposisi. Juan Guaido memimpin perlawanan politik atas Maduro.

Utusan PBB : Sanksi AS Atas Venezuela Ilegal dan Membunuh

Rabu pekan lalu, Guaido menyatakan diri sebagai Presiden sementara Venezuela. Deklarasi ini disokong Trump, diikuti belasan pemimpin negara-negara sekutu AS, termasuk empat tetangga dekat Venezuela, yaitu Kolombia, Argentina, Brazil, dan Meksiko.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved