Regional

Nenek Romlah Bunuh Balita Majikannya, Ini Deratan Perlakukan Sadis yang Diterima Si Bayi

Dia mengaku tega menghabisi bayi usia tiga bulan itu karena kesal Mutya tak berhenti menangis

Nenek Romlah Bunuh Balita Majikannya, Ini Deratan Perlakukan Sadis yang Diterima Si Bayi
Tribunnews
Tersangka pembunuh Mutya Azzahra, Romlah (66) di Mapolresta Depok, Selasa (29/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJOGJA.COM - Raut wajah Romlah (66), tersangka pembunuh bayi Mutya Azzahra tampak datar meski tahu bakal menghabiskan sisa umurnya di balik jeruji besi selama 15 tahun.

Saat Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan bertanya alasan dia tega menghabisi nyawa bayi tiga bulan anak Retno Yulianingsih dan Slamet majikannya.

Perempuan tua yang baru empat hari bekerja jadi pengasuh Mutya hanya menjawab singkat dengan nada ketus layaknya orang marah.

"Ya nyesel," singkat Romlah di Mapolresta Depok, Selasa (29/1/2019).

Dia mengaku tega menghabisi bayi usia tiga bulan itu karena kesal Mutya tak berhenti menangis meski sudah diberi susu dan dicoba ditenangkan.

Saat disinggung apa sebelumnya pernah menjadi pengasuh bayi, Romlah menuturkan sudah berpengalaman jadi pengasuh.

"Sebelumnya sudah pernah (Jadi pengasuh). Kalau yang sebelumnya enggak rewel, kalau yang ini rewel, dikasih susu saja enggak mau diam," dalihnya.

Meski sulit diajak berkomunikasi, Romlah membenarkan bila dia hendak membawa jasad Mutya ke Jakarta Barat tempat nenek majikannya itu.

Beruntung upaya tersebut gagal karena sopir taksi online yang diberhentikan Romlah menolak mengantarkannya setelah melihat adanya kejanggalan pada Mutya yang digendong.

"Mau ke Jakarta," tuturnya.

Halaman
12
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved