Kota Yogya

Diduga Stres, Pemilik Toko Pakaian di Kota Yogya Gantung Diri

Korban diperkirakan sudah meninggal kurang lebih 12 jam. Menurut hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Diduga Stres, Pemilik Toko Pakaian di Kota Yogya Gantung Diri
Dokumentasi Polresta Yogya
Warga sekitar Pajeksan mendatangi toko fashion yang pemiliknya gantung diri, diduga stres, Rabu (30/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Toko pakaian di Pajeksan, Sosromenduran, Yogyakarta mendadak ramai didatangi warga.

Warga sekitar datang karena pemilik toko tersebut ditemukan meninggal dunia dengan cara yang tak wajar.

Pemilik toko, LKC (64) ditemukan karyawannya menggantung di kusen pintu ruang toko.

Kapolsek Gedongtengen, Kapolsek Gedongtengen mengungkapkan korban ditemukan sekitar pukul 09.30 oleh karyawannya.

Seorang karyawan, Gendo bersama warga, Rahmad memanjat atap rumah Rahmad yang terhubung dengan toko.

Saat sudah memasuki rumah, keduanya terkejut karena mendapati korban sudah tergantung.

Baca: Juli, PT Sumber Buana Motor Kawasaki Yogyakarta Optimis Tembus Target Penjualan

"Jadi awalnya pelapor (Gendo) dan saksi 1 datang ke toko untuk bekerja sekitar pukul 09.00, tetapi pintu masih tertutup. Lalu keduanya mencoba mengetuk pintu. Setelah berulang kali ketuk tidak ada jawaban, akhirnya mecoba telpon ke ponsel korban," ungkapnya  pada Tribunjogja.com, Rabu (30/1/2019).

"Ditelpon berulang kali juga tidak ada jawaban. Akhirnya pelapor bersama saksi 2 (Rahmad) memanjat atap. kebetulan rumah saksi 2 terhubung dengan rumah korban. Setelah masuk keduanya kaget korban sudah tergantung menggunakan tampar warna hijau,dan sudah tidak bergerak," sambungnya.

Mendapati kondisi korban yang tergantung, keduanya kemudian meminta bantuan warga.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved