Nasional

Dewan Pers Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik

Dewan Pers Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik

Dewan Pers Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik
KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN
Tabloid Indonesia Barokah yang siap edar. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN 

TRIBUNJOGJA.COM - Dewan Pers akhirnya merespon kemunculan Tabloid Indonesia Barokah yang muncul di sejumlah daerah di Tanah Air.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan, Tabloid Indonesia Barokah bukan merupakan produk jurnalistik seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Pers.

"Jadi kami sudah melakukan penelitian, kami sudah melihat tempat redaksinya, dan kami sudah memeriksa kontennya juga," kata Yosep saat dikonfirmasi, Senin (28/1/2019).

"Bahwa Tabloid Indonesia Barokah itu bukanlah media sebagaimana dimaksud Undang-Undang 40 Tahun 1999," sambungnya.

Baca: Ribuan Tabloid Indonesia Barokah Kembali Ditemukan di Kantor Pos Plemburan

Yosep menjelaskan, Tabloid Indonesia Barokah tidak dapat dikategorikan sebagai produk jurnalistik lantaran beberapa indikasi.

Pertama, setelah ditelusuri, alamat redaksi yang tercantum dalam tabloid adalah palsu.

Kedua, nama-nama redaksi yang tercantum dalam tabloid tidak ada dalam log book wartawan yang dimiliki Dewan Pers.

"Padahal kita tahu syarat perusahaan pers pemrednya harus punya kompetensi utama pastinya datanya ada di Dewan Pers," ujar Yosep.

Selain itu, isi Tabloid Indonesia Barokah juga bukan berupa berita.

Baca: Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Vonis Ahmad Dhani 1,5 Tahun Penjara

Tabloid itu hanya berisi kumpulan berita yang sudah ada di media lain yang kemudian ditulis ulang. Hal itu, kata Yosep, bukan pekerjaan jurnalistik.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved