Bantul

Terancam Ditutup, Bupati Bantul Ingin Aneka Dharma Tingkatkan Kualitas

Belasan tahun tak menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), Aneka Dharma butuh berbenah.

Terancam Ditutup, Bupati Bantul Ingin Aneka Dharma Tingkatkan Kualitas
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Bupati Bantul Suharsono menegaskan agar perusahaan daerah Aneka Dharma meningkatkan kualitas, Jumat (25/1/2019) pagi. 

"Sementara ini belum ada saran. Akan koordinasi dulu," terangnya.

Baca: KPU Bantul Kukuhkan 55 Relawan Demokrasi

Sementara itu, Penasihat PD Aneka Dharma, Arif Iskandar mengatakan, pihaknya akan berbenah.

"Kita akan melihat secara struktur akan dilengkapi, dan akan mengacu pada profesionalitas bekerja," ujarnya sebelum beraudiensi dengan Bupati, Jumat (25/1/2019) pagi.

"Kami membutuhkan dukungan dari legislatif maupun birokrasi. Bagaimanapun BUMD ini lembaga milik pemerintah daerah, mau tidak mau harus kita dukung. Karena kunci sukses tidaknya ada di dukungan itu," ujarnya.

Arif juga menambahkan, memang sejak lama Aneka Dharma tak dapat menyumbang PAD.

"Sudah sejak belasan tahun, seringnya minus sehingga sering jadi sorotan juga," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memilik rencana usaha dari modal yang diberikan pada Aneka Dharma.

Baca: Rekomendasi 5 Warung Mie Lethek Enak di Bantul

"Rp 1,8 miliar ini yang dicairkan oleh pemda sebagai penyertaan modal. Kemudian dana sebesar itu kita proyeksinya memang keuntungan. Mau tidak mau kita harus bergerak untuk masalah di Aneka Dharma," terangnya.

"Kita konsentrasikan di masalah percetakan, baik indoor maupun outdoor. Kita juga akan mengajak beberap mitra misal saat ini yang sudah berjalan sejak Desember dengan Adi Karta mitra kita supply barang material," lanjutnya.

Dari hal tersebut, katanya, menyedot dana besar sekitar Rp 400-700 juta untuk modal dan bagi keuntungan.

"Total yang dikeluarkan maksimal 700. Hasilnya kita 10 persen dari itu. Target PAD setelah dikurangi biaya operasional dan lainnya, kami menargetkan sampai Rp 180 juta menjadi keuntungan," tuturnya. (*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved