Bantul

Terancam Ditutup, Bupati Bantul Ingin Aneka Dharma Tingkatkan Kualitas

Belasan tahun tak menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), Aneka Dharma butuh berbenah.

Terancam Ditutup, Bupati Bantul Ingin Aneka Dharma Tingkatkan Kualitas
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Bupati Bantul Suharsono menegaskan agar perusahaan daerah Aneka Dharma meningkatkan kualitas, Jumat (25/1/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Suharsono ingin perusahaan daerah (PD) Aneka Dharma meningkatkan kualitas.

Belasan tahun tak menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), Aneka Dharma butuh berbenah.

"Itu dari awal sudah saya suruh nutup, karena sebelumnya banyak penyimpangan-penyimpangan, ada pelanggaran. Kalau usaha kira-kira prospeknya tidak bagus ya saya bubarkan. Tapi waktu saya menjabat pertama pimpinannya juga masih baru. Baru dilantik masak mau dibubarkan," kata Suharsono, Jumat (25/1/2019) siang saat ditemui Tribunjogja.com di kantornya.

Lanjutnya, pihaknya akhirnya memberikan modal Rp 1,8 miliar.

"Saya modali, tapi kok merugi terus. Namanya usaha kalau merugi tidak usah dilanjutkan. Atau apa yang prospeknya tidak bagus ya ditutup saja," tuturnya.

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

Menurutnya, jika hendak melanjutkan usaha, diperlukan kualitas yang baik.

"Dia mau usaha fotokopi, kalau fotokopi ya harus bagus harus bisa menyaingi yang di luar. Kalau mau dilanjutkan minimal kualitas sama lah dengan yang di luar," ujarnya.

Sehingga nantinya, kata Suharsono, masing-masing OPD bisa di memakai jasa perusahaan ini.

"Tapi kalau kualitasnya jelek kita malas. Minimal sama, syukur lebih bagus," ujarnya.

Soal target, Suharsono masih akan berembug dengan pihak Aneka Dharma.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved