Kriminalitas

Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan yang Sebabkan Penonton Celebration Game Tewas

Setidaknya terdapat tujuh orang yang telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tiga diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan yang Sebabkan Penonton Celebration Game Tewas
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Risky menjelaskan jika kasus ini murni kriminal, dan tidak ada instruksi dari persatuan supporter.

Baca: Pelaku Pelemparan Suporter di Kalasan Masih di Bawah Umur, Kapolda DIY Tetap Bakal Tindak Tegas

Nantinya para pelaku RC dan DN akan dijerat dengan pasal 338 subsidair pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP.

Sedangkan SAK akan dijerat dengan pasal 170 subsidair pasal 351 KUHP.

RC (18) yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMK, yang merupakan eksekutor, mengaku telah melempar korban menggunakan batu.

Dia mengaku sudah merencanakan hal tersebut bersama kawan-kawannya.

"Momen main di Maguwo. Kita rombongan ke Kalasan dari rumah salah satu teman. Yang diincar supporter Solo. Saya yang melempar batu," ungkapnya

Sedangkan DN (18) yang juga masih SMA mengaku bertindak sebagai pengendara motor.

"Saya ikut, sebagai yang bonceng. Saya kenal dengan RC dari teman yang rumahnya sama," terangnya

Paman korban, Arianto (31), berterimakasih kepada pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus ini.

Baca: 7 Pelaku Penyerangan Suporter Seusai Nonton PSS Sleman vs Persis Ditangkap

Dia berharap para pelaku bisa diadili seadil-adilnya.

Halaman
123
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved