Bisnis

Bunga KPR dan Kredit Kendaraan Diprediksi Naik di Kuartal I

Bunga KPR diperkirakan naik 0,13%, sedangkan bunga KKB bakal naik sebesar 0,18% dibanding akhir 2018.

Bunga KPR dan Kredit Kendaraan Diprediksi Naik di Kuartal I
makemymoney.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Survei Bank Indonesia (BI) memperkirakan rata-rata bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) meningkat pada kuartal pertama 2019.

Bunga KPR diperkirakan naik 0,13%, sedangkan bunga KKB bakal naik sebesar 0,18% dibanding akhir 2018.

Responden survei yang terdiri dari para bankir 40 bank terbesar di Indonesia memperkirakan rata-rata bunga KPR akan berada di kisaran 11,5%, sedangkan KKB di kisaran 12,39%.

Sementara itu, rata-rata jenis kredit konsumsi diperkirakan naik 0,03% menjadi 13,96%.

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

"Pada jenis kredit konsumsi, kenaikan suku bunga kredit terjadi pada kredit multiguna sebesar 0,41%, diikuti oleh KKB dan KPR," seperti dikutip Tribunjogja.com dari laporan survei BI, Jumat (18/1/2019).

Responden memperkirakan rata-rata bunga kredit multiguna akan berada pada kisaran 14,68% di kuartal I 2019.

Sementara itu, rata-rata bunga kartu kredit justru diperkirakan susut 0,33% menjadi 23,8%.

Selain kredit konsumsi, rata-rata bunga kredit modal kerja dan investasi juga diperkirakan meningkat rata-rata 0,05% dan 0,03% menjadi 11,69% dan 11,84%.

Baca: DP Nol Persen Dianggap Perusahan Pembiayaan Tak Pengaruhi Pertumbuhan Kredit

Kenaikan rata-rata bunga kredit, menurut responden, seiring dengan meningkatnya rata-rata biaya dana perbankan.

Rata-rata biaya yang dikeluarkan bank atas dana nasabah yang ditempatkan (Cost of Fund/CoF) dalam rupiah naik 0,05% menjadi 5,93%, sedangkan biaya dana yang dioperasionalkan bank untuk memperoleh pendapatan (Cost of Loanable Fund/CoLF) naik 0,07% menjadi 9,53%.

Meningkatnya biaya dana perbankan seiring dengan kenaikan bunga BI sepanjang tahun lalu sebesar 1,75% ke level 6%. Kemarin, BI memutuskan untuk mempertahankan bunga acuannya mengingat Bank Sentral AS yang mulai kendor menaikkan bunga acuannya.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved