Gunungkidul

Hujan Seharian Akibatkan Tanah Longsor di Gunungkidul

Hujan yang mengguyur Kabupaten Gunungkidul pada hari Selasa (22/1/2019) mengakibatkan tanah longsor di beberapa daerah.

Hujan Seharian Akibatkan Tanah Longsor di Gunungkidul
Dokumentasi BPBD Gunungkidul
Kondisi lokasi longsor di Dusun buyutan, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Rabu (23/1/2019). 

Sedangkan data BPBD tahun 201,7 ada empat kecamatan yang banyak terjadi tanah longsor seperti di Kecamatan Gedangsari, Nglipar, Ponjong, dan Patuk.

"Menurut data, di Gedangsari ada 34 kejadian, Nglipar dan Patuk 14 kejadian, lalu Ponjong 23. Ada juga kejadian longsor di luar zona tersebut seperti di Semin, Tepus, Karangmojo tetapi intensitasnya kecil," paparnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah memasang Early Warning System (EWS) tanah longsor di 30 titik rawan longsor.

Namun 2 diantara EWS tersebut mengalami kerusakan ringan.

"Kerusakan hanya pada akinya, kalau melihat luasannya 30 EWS masih kurang saat ini masih didata berapa kebutuhannya," ucapnya.

Edy mengatakan, saat ini EWS belum dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Bantuan yang diberikan dari pihak provinsi langsung ke desa-desa rawan longsor.

"EWS sangat penting dipasang di tempat banyak pemukiman seperti di Desa Mongkrong, Sampang, Kecamatan Gedangsari saat ini EWS nya masih berfungsi dengan baik," katanya.

Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Badingah menghimbau kepada masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan rawan longsor jika hujan lebat dengan waktu yang lama dimohon untuk mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

"Kalau untuk relokasi bisa saja dilakukan, tetapi relokasi tidak serta merta mulus dilakukan karena masyarakat sudah lama menetap. Perlu adanya komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat tak bisa dilakukan satu kali tetapi harus beberapa kali," ucapnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved