Bantul

Bupati Bantul Akan Bawa Jatilan Diponegaran Tampil di Hadapan Gubernur

Jatilan Diponegaran digadang akan menjadi ikon kesenian khas Kabupaten Bantul.

Bupati Bantul Akan Bawa Jatilan Diponegaran Tampil di Hadapan Gubernur
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Kesenian jatilan dari sanggar Bimo Murti tampil di hadapan Bupati Bantul, Rabu (23/1/2019) sore di Pendapa Parasamya Kabupaten Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jatilan Diponegaran digadang akan menjadi ikon kesenian khas Kabupaten Bantul.

Bupati Bantul Suharsono pun akan segera membawa jatilan ini untuk pentas di hadapan Gubernur DIY.

"Saya sudah matur Ngarsa Dalem soal jatilan jadi ikon Bantul. Tapi sesuai arahan beliau, harus ada ke-khasan, berbeda dari yang lain. Karena jatilan kan banyak," kata Suharsono, Rabu (23/1/2019) sore saat ditemui Tribunjogja.com di Pendapa Parasamya usai pertemuan dengan Dewan Kebudayaan Bantul (DKB).

Pihaknya pun telah menggodog konsep jatilan Diponegaran melalui Dinas Kebudayaan yang melibatkan para seniman di Kabupaten Bantul.

"Harus dibuat beda dari yang lain. Nanti supaya bisa pentas di mana-mana," katanya.

Ia memiliki keinginan agar nantinya jika sudah ditetapkan sebagai ikon Bantul, jatilan ini dapat dibawa pentas secara nasional maupun internasional.

Selain itu, ia juga ingin Bantul memiliki ikon kesenian daerah yang khas.

"Ingin bikin ikon Bantul. Karena Bantul kan tempatnya seni budaya, masak nggak punya ikon pasti," ujarnya.

"Seperti Ponorogo punya reog. Maka saya tindaklanjuti ini," imbuhnya.

Sebelumnya, pada November lalu, jatilan Diponegaran ini telah diujicoba tampil di hadapan Bupati Bantul dan dievaluasi bersama para seniman.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved