Kota Magelang

Dinkes Kota Magelang Minta Masyarakat Waspada TB MDR, Penyakit Tuberculosis yang Lebih Berbahaya

Penyakit ini susah disembuhkan karena kuman penyakit telah kebal terhadap obat.

Dinkes Kota Magelang Minta Masyarakat Waspada TB MDR, Penyakit Tuberculosis yang Lebih Berbahaya
IST
Rapat perencanaan dan evaluasi pengendalian penyakit menular (P2M) membahas penyakit TB MDR di Aula Dinas Kesehatan setempat, Selasa (22/1/2019). 

"Banyak pasien yang akhirnya susah buat sembuh total jika sudah terkena TB MDR karena pengobatannya juga lebih lama, minimal dua tahun," jelasnya.

Yis pun meminta kepada masyarakat yang terjangkit penyaki TB dapat patuh terhadap mekanisme pengobatan, sehingga dapat terhindar dari penyakit berbahaya tersebut.

"Jangan ada alasan lagi pengidap TB biasa tapi malas-malasan berobat rutin. Nanti efeknya lebih parah, karena terkadang pasien menganggap enteng, ketika berobat 3 minggu saja sudah normal lagi, padahal belum sepenuhnya sembuh," tuturnya.

Dia pun meminta seluruh Puskesmas se-Kota Magelang itu dapat meneruskan informasi ini kepada masyarakat tentang bahaya penyakit TB tersebut.

Baca: Pengidap HIV/AIDS Berisiko Terkena TBC yang Lebih Parah

Kepala Seksi Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kota Magelang, Lilik Sunarto, mengatakan, masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya penyakit TB MDR ini dengan patuh terhadap mekanisme pengobatan.

Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan melalui alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sudah tersedia di RST dr Soedjono dan RSUD Tidar, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat.

"Sekarang sudah terdapat di dua rumah sakit di Kota Magelang yaitu RST dr Soedjono dan RSUD Tidar. Jika seseorang terindikasi kena TB maka akan diperiksa menggunakan alat tersebut," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved