Kota Yogyakarta

Lelang Lapak Sementara untuk Revitalisasi Pasar Prawirotaman Ditargetkan Januari Dapatkan Pemenang

Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono mentargetkan Januari sudah mendapatkan pemenang.

Lelang Lapak Sementara untuk Revitalisasi Pasar Prawirotaman Ditargetkan Januari Dapatkan Pemenang
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta masih menunggu proses lelang lapak sementara untuk pembangunan Pasar Prawirotaman.

Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono menargetkan Januari sudah mendapatkan pemenang.

Lapak sementara tersebut nantinya akan digunakan pedagang pasar Prawirotaman untuk berdagang sementara waktu, sembari menunggu pembangunan kembali Pasar Prawirotaman.

Baca: Dibangun Lima Lantai, Pasar Prawirotaman Akan Dilengkapi Co Working Space

"Sementara masih menunggu lelang, kalau bisa bulan ini (lelang lapak sementara). Sebelum pasar dibangun harus dibangun dulu lapak sementara. Lapak sementara itu nanti untuk memindahkan pedagang yang lama," katanya Minggu (20/1/2019).

Ia melanjutkan, pihaknya menyewa tanah untuk lapak sementara selama satu tahun saja.

Oleh sebab itu, perlu bebagai efisiensi agar revitalisasi Pasar Prawirotaman bisa selesai sesuai target.

Untuk pembangunan lapak sementara, Agus memperkirakan setidaknya membutuhkan waktu 1,5 bulan.

Sehingga pada Maret 2019 pedagang bisa pindah dan melakukan pembongkaran aset.

Terkait dengan anggaran, untuk lapak sementara dianggarkan sekitar Rp1,7 Miliar, sementara untuk revitalisasi Pasar Prawirotaman dianggarkan sekitar Rp 65 Miliar.

Baca: Kondisi Bangunan Sudah Rusak, Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Prawirotaman

"Lapak sementara bulan ini dapat pemenang, langsung dibuat, 1,5 bulan selesai. Lalu pedagang bisa pindah ke lapak sementara. Setelah itu baru pasar lama dibongkar, atau pembongkaran aset. Baru kami bisa melelangkan lagi untuk yang pembangunan pasar yang baru," lanjutnya.

"Kami sewa lapak sementara itu cuma satu tahun, sementara untuk pembangunan butuh waktu 9 bulan. Paling tidak awal Desember sudah selesai. Jadi memang harus dikejar untuk efisiensi. Tahun ini harus sudah selesai," sambungnya.

Meski harus berpacu dengan waktu, ia optimis pembangunan Prawirotaman bisa selesai sesuai tata kala yang ditentukan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved