Proyek Underpass Kentungan, Dishub DIY Imbau Masyarakat Pilih Jalur Alternatif Hindari Kemacetan

Setelah masyarakat mengetahui jalur alternatif maka kondisi jalan akan berlangsung lancar.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
BELUM DITUTUP. Foto udara yang memperlihatkan arus lalu lintas di perempatan Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta, rabu (16/1/2019). Tahap awal proyek pembangunan underpass simpang empat kentungan sudah dimulai dan untuk sementara waktu akses jalan di kawasan tersebut belum ditutup. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas perhubungan DIY menyebutkan selama satu bulan saat
pengerjaan proyek underpass Kentungan akan terjadi kemacetan arus kendaraan.

Namun setelah masyarakat mengetahui jalur alternatif maka kondisi jalan akan berlangsung lancar.

"Satu bulan ini akan ada kemacetan, karena masyarakat belum terbiasa dengan jalan alternatif," jelas Kepala Seksi Manajemen Lalu lintas Dishub DIY, Bagas Senoadjie, Jumat (18/1/2019).

Baca: Kontraktor Proyek Underpass Kentungan Masih berkutat Persiapan Pengeboran

Baca: Proyek Underpass Kentungan Tertunda Dua Kali, Dewan Minta Pelaksana Proyek Patuhi Jadwal

Baca: Dishub DIY: Arus Kendaraan Sekitar Proyek Underpass Kentungan Tetap Berjalan Biasa

Dia menjelaskan, selama pengalihan tahap pertama masyarakat masih terbiasa dengan jalur lama.

Namun setelah adanya perubahan mindset dan masyarakat sudah mengenal jalan alternatif, maka akan ada perubahan dan kemacetan bisa lebih terurai.

Sejauh ini kepadatan arus lalu lintas sudah mulai terlihat dari arah Condongcatur.

Bahkan, masih ada beberapa kebocoran seperti truk bermuatan masih masuk melalui jalur yang kecil.

Dia pun berharap agar rambu-rambu yang terlalu kecil bisa diubah lebih besar dan ditambah.

lalu lintas di Simpang Kentungan jelang pembangunan Underpass, Rabu (16/01/2019)
lalu lintas di Simpang Kentungan jelang pembangunan Underpass, Rabu (16/01/2019) (TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando)

Untuk pengalihan arus lalu lintas atau manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk proyek Underpass Kentungan sesuai dengan kesepakatan forum LLAJ.

Bagas menjelaskan manajemen lalu lintas itu sesuai rencana semula serta menyesuaikan kondisi kesiapan di lapangan oleh pelaksana pekerjaan.

Selain itu, evaluasi untuk manajemen lalu lintas juga dilaksanakan tiap minggu.

Baca: Proyek Underpass Kentungan Yogyakarta Dimulai, Berikut Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Baca: Info Lalu Lintas Yogyakarta - Jalur Pengalihan Arus Simpang Empat Kentungan per 12 Januari

“Sebenarnya, untuk perubahan arus lalu lintas ini harus ada sosialisasi dengan menggunakan media nasional. Sehingga, orang luar daerah pun akan paham dengan kondisi di sekitar proyek,” ujarnya.

Adapun untuk pengalihan arus lalu lintas dari arah timur (Klaten/Solo) di simpang Proliman/Bogem Kalasan diarahkan belok kanan atau ke utara melalui jalur alternatif bagi pengendara tujuan Magelang, Semarang, Wates, Purworejo dan objek wisata Kaliurang.

Pekerja sedang melakukan persiapan Pengeboran Underpass Kentungan, Jumat (18/1/2019)
Pekerja sedang melakukan persiapan Pengeboran Underpass Kentungan, Jumat (18/1/2019) (Tribunjogja/ Siti Umaiyah)

Kemudian, di simpang Maguwo dan simpang Janti jalur alternatif tujuan Wates, Purworejo, Kebumen diarahkan melalui Jalan Majapahit-Ahmad Yani-Wirjono Projodikoro- Brawijaya (ringroad timur-selatan-barat) tembus simpang Gamping/Ambarketawang.

Begitu pula sebaliknya dari arah barat (Wates) tujuan Klaten/Solo dari simpang Gamping melalui jalur tersebut.

Sedangkan untuk tujuan Magelang/Muntilan dari arah Wates diarahkan simpang Klangon belok kiri arah simpang tiga Tempel.

Dan dari Magelang/Muntilan tujuan Klaten/Solo simpang tiga Tempel belok kiri menuju simpang Bogem
Kalasan.

Baca: Mulai Senin, Tujuh Ruas Jalan Tol Trans Jawa Mulai Berbayar

Zona 2, rambu pengalihan arus lalu lintas terpasang di simpang Condongcatur, simpang Jalan Damai, simpang Gandok dan simpang Ngasem (Jalan Kaliurang), simpang Gito Gati, simpang Beran, simpang Denggung, simpang Jombor, simpang Tugu dan simpang Gramedia.

Zona 3 pengalihan arus mulai simpang Bulaksumur (UGM), simpang Condongcatur, simpang Banteng, simpang Timor Timur, simpang PPG (Jalan Kaliurang) dan simpang Palagan (Monjali). (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved