KPAI Akan Sambangi Sekolah yang Jadi Gudang Narkoba

KPAI berencana bakal menindaklanjuti dengan melakukan peninjauan langsung di Komplek Sekolah tersebut

KPAI Akan Sambangi Sekolah yang Jadi Gudang Narkoba
ist
Komisioner KPAI, Retno Listyarti (kanan) 

TRIBUNJOGJA.COM - Terkait adanya kasus gudang narkoba yang ditemukan di institusi pendidikan, KPAI berencana bakal menindaklanjuti dengan melakukan peninjauan langsung di Komplek Sekolah tersebut pada Sabtu (19/1/2019) pagi sekira pukul 10.00 Wib.

Sekolah yang berada dibawah dua naungan yayasan yakni Yayasan Pendidikan AK dan Yayasan Pendidikan Amanah tersebut akan diawasi dan pihak KPAI bakal menjumpai sejumlah guru dan pengurus kedua yayasan tersebut.

Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan menuturkan, KPAI ingin memastikan bahwa proses pendidikan di sekolah-sekolah di bawah YP AK dan Amanah berjalan kondusif pasca peristiwa terbongkarnya salah satu ruangan di sekolah tersebut yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba, bahkan dari informasi yang didapat KPAI, juga ditemukan banyak botol minuman keras di gedung D tersebut.

"KPAI juga ingin menanyakan apakah Sudin Pendidikan Jakarta Barat sudah melakukan tes urine terutama pada siswa SMA/SMK, karyawan dan guru di sekolah tersebut, untuk memastikan bahwa narkoba tidak beredar di lingkungan sekolah, tetapi hanya beredar di luar sekolah (pembelinya dari luar lingkungan sekolah)," kata Retno lewat pesan singkat kepada TribunJogja.com, Jumat (18/1/2019).

Jika KPAI sudah mendapatkan keterangan utuh dari pihak sekolah dan yayasan (terkait kondisi sekolah, proses pembelajaran dan sistem pendidikan di sekolah-sekolah di bawah Yayasan Pendidikan AK maupun Amanah).

Rencananya KPAI akan memberikan rekomendasi kepada Gubenur DKI Jakarta untuk menindak tegas yayasan pendidikan/sekolah jika terindikasi melakukan pembiaran dan melanggar aturan.

"Ini pernting dilakukan agar ada efek jera, sehingga kasus serupa tidak terjadi dimanapun di Indonesia," kata Retno.

"Tindakan tegas pemerintah diperlukan, demi melindungi anak-anak kita dari ancaman narkoba. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang steril dari rokok, narkoba dan miras," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved