Breaking News:

Pendidikan

Dosen FH UGM Teliti Kompetensi Konkuren dalam Sengketa Perbankan Syariah

Dosen Fakultas Hukum UGM menuturkan perlunya kajian pengaturan eksistensi kompetesi konkuren dalam penyelesaian ideal dalam sengketa perbankan syariah

istimewa
Dosen Fakultas Hukum UGM, Hartini 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam hukum perdata di Indonesia, setiap pengadilan mempunyai dua jenis kompetensi yaitu kompetensi absolut dan kompetensi relatif.

Namun wewenang hukum yang dimiliki oleh dua peradilan yang berbeda kompetensi dalam hal ini peradilan agama dan peradilan umum untuk mengadili suatu pertaka yang sama karena adanya kondisi tertentu, dikenal dengan istilah kompetensi konkuren.

Kompetensi ini masih menyisakan beberpa pekerjaan rumah khususnya terkait ketidajelasan parameter.

Demikian pula dalam penyelesaian perkara perbankan syariah yang di dalamnya terdapat kompetensi konkuren.

Baca: Unboxing Kuliner: Ngicip Makanan Anak Presiden Jokowi, Markobar vs Sang Pisang

Dosen Fakultas Hukum UGM, Hartini menuturkan perlunya kajian pengaturan eksistensi kompetesi konkuren dalam penyelesaian ideal dalam sengketa perbankan syariah.

Merujuk pada ketentuan pasal 50 UU Nomor 3 tahun 2006, penyelesaian sengketa hak miliki yang para pihaknya beragama islam bisa langsung diperiksa dan diputus oleh pengadilan agama.

"Sehingga apabila ada eksepsi absolut terkait sengketa hak milik atau sengketa lain harus dinyatakan ditolak. Sepanjang para pihak beragama Islam,” kata Hartini dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Sabtu (19/1/2019).

Sementara dalam hal sengketa hak milik atau sengekta lain dalam perkara perbankan syariah yang melibatkan pihak non muslim, kata Hartini perlu dilakukan modifikasi.

Adapun modifikasi yang diambil apabila sengketa hak milik atau sengketa lain dikemukan oleh subjek yang menjadi pihak dalam perjanjian pembiayaan.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved