Breaking News:

JaDI DIY Dorong KPU dan Bawaslu Tingkatkan Kinerja

KPU dan Bawaslu dalam mengambil keputusan selain harus berpedoman pada undang-undang juga perlu melibatkan rakyat banyak.

Istimewa
JaDI DIY menggelar diskusi membahas Pemilu 2019 

TRIBUNJOGJA.COM - Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) DIY menghadirkan Guno Tri Tjahjoko (Presidium JaDI), Zaenuri Ikhsan(Anggota KPU DIY), Sutrisnowati(Anggota Bawaslu DIY), dan Arya Budi(Dosen DPP Fisipol UGM), Jumat lalu untuk diskusi seputar kepercayaan publik terhadap penyelenggara Pemilu 2019.

JaDI melihat, ada penurunan kepercayaan terhadap KPU dan Bawaslu.

Zaenuri Ikhsan mengatakan, trust penyelenggara Pemilu sebenarnya sudah dibangun sejak awal, bahkan sejak lahirnya UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang melarang anggota KPU maupun Bawaslu menjadi anggota Ormas.

Selain itu pihaknya juga telah berupaya melaksanakan tahapan pemilu sesuai amanat regulasi.
Sementara Guno Tri Tjahjoko menilai, pemilu yang merupakan sarana kedaulatan rakyat adalah hajatnya rakyat Indonesia.

KPU dan Bawaslu dalam mengambil keputusan selain harus berpedoman pada undang-undang juga perlu melibatkan rakyat banyak.

Pandangan lain disampaikan Arya Budi, bahwa apa yang dilakukan penyelenggara pemilu dengan sering melibatkan peserta pemilu, misal dalam persiapan debat publik, justru untuk menepis isu negatif yang diembuskan pihak tertentu.

Peserta diskusi umumnya sepakat agar penyelenggara pemilu meningkatkan kinerjanya dalam rangka menepis isu negatif sekaligus mengembangkan kepercayaan publik terhadap Pemilu 2019. (rbt/rls)

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved