Kota Yogyakarta

DPUPKP Anggarkan Rp 1,4 Miliar Setahun untuk Tambal Jalan di Kota Yogyakarta

Meski umur jalan diperkirakan sampai lima tahun, namun tidak menutup kemungkinan jalan tersebut rusak sebelum masanya.

DPUPKP Anggarkan Rp 1,4 Miliar Setahun untuk Tambal Jalan di Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta menganggarkan sekitar Rp 1,4 miliar untuk perawatan jalan rusak di Kota Yogyakarta.

Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti mengatakan anggaran tersebut merupakan anggaran di luar anggaran pemeliharaan dari pihak ketiga.

"Ada anggaran Rp1,4 Milyar untuk satu tahun, setiap tahun kami anggarkan. Itu untuk perbaikan jalan, misal untuk nambal yang bolong-bolong itu. Kalau kerusakannya tidak parah, kami menggunakan anggaran itu untuk melakukan perbaikan," katanya Kamis (17/1/2019).

Baca: DPUPKP Segera Cek Jalan Rusak Akibat Dilalui Armada Penambangan Tanah Uruk Proyek NYIA

Ia menjelaskan, kondisi jalan di Kota Yogyakarta masih baik, apalagi tidak ada kendaraan bermuatan berat yang melewati Kota Yogyakarta.

Namun demikian, ada faktor lain yang bisa mempengaruhi jalan rusak.

"Kalau di Kota jalan rusak itu dipengangaruhi air, misal musim hujan seperti ini, ada potensi jalan rusak. Lalu misal ada saluran bawah, misal tergerus kan juga merusak. Kendaraan berat itu kan tidak bisa masuk Kota, jadinya tidak berpotensi membuat jalan rusak," jelasnya.

"Umur jalan juga mempengaruhi. Kalau memang sudah lama aspalnya, kalau rusak kan wajar. Paling tidak kan bisa sampai lima tahun umurnya. Kalau misal lalu lintas tidak padat,bisa jadi lebih dari 5 tahun," sambungnya.

Meski umur jalan diperkirakan sampai lima tahun, namun tidak menutup kemungkinan jalan tersebut rusak sebelum masanya.

Baca: Banyak Jalan Berlubang, Bapak ini Menambal Sendiri Dengan Bahan Seadanya

Untuk meminimalisir kerusakan dan meningkatkan kenyamanan masryakat, pihaknya memiliki tim khusus yang setiap hari memantau kondisi jalan.

Selain memantau, tim tersebut nantinya akan memperbaiki jalan, dengan menambal.

"Kami punya tim yang selalu memantau kondisi jalan. Itu cara kami untuk meminimlaisir kerusakan. Sehingga jika ada kerusakan sedikit bisa lngsung diperbaiki. kalau ada yang belum bisa tercover, mungkin masryakat bisa menggunakan aplikasi Jogja Smart Service untuk melaporkan, sehingga kami bisa segera perbaiki," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved