Breaking News:

Tak Boleh Asal Menghujat, Begini Alur yang Benar Bila Masyarakat Keberatan dengan Produk Jurnalistik

Masyarakat keberatan dengan siaran berita, sebenarnya ada jalur yang sesuai koridor dan telah diatur oleh undang-undang.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Koordinator Bidang pengawasan isi siaran, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Yogyakarta, Agnes Dwirusjiyati 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Koordinator bidang pengawasan dan isi siaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Yogyakarta, Agnes Dwirusjiyati, menjelaskan alur mekanisme penyampaian keberatan terkait tayangan berita di media.

Ia mengatakan, ketika masyarakat keberatan dengan siaran berita, sebenarnya ada jalur yang sesuai koridor dan telah diatur oleh undang-undang.

"Jika ada konten yang dianggap tidak benar, silahkan masyarakat bisa datang ke KPID. Tugas KPID akan melakukan analisa, pendalaman dan klarifikasi terhadap konten dan isi yang dipersoalkan. Jangan menggunakan cara lain yang justru bisa merugikan pihak lain," kata Agnes.

Menurut dia, ketika masyarakat keberatan dengan konten dan siaran berita kemudian datang untuk melakukan klarifikasi, sebenarnya itu sah dan tidak ada masalah.

Baca: Tim Advokasi Wartawan Yogyakarta Laporkan Pendiri Grup ICJ ke Polda DIY

Baca: Buntut Berita MNC Yogya yang Dipersoalkan, Wartawan Se-DIY Bentuk Tim Advokasi

Namun, akan menjadi masalah adalah ketika masyarakat datang, berupaya mengklarifikasi berita tetapi kemudian justru menekan kerja jurnalis.

"Mereka (jurnalis) punya Undang-undang yang memayungi kerja mereka. Jurnalis tidak boleh ditekan. Nggak boleh ada orang, kelompok, ormas atau golongan yang menekan kerja-kerja jurnalis," tegasnya.

Sistem demokrasi yang ada di Indonesia, lanjut Agnes, bukan diarahkan untuk berupaya menghambat ataupun menundukkan kerja seorang Jurnalis.

"Tetapi mendorong jurnalis untuk bekerja sesuai fakta, adil dan berimbang," tutur dia.

Menurut Agnes, keberatan dengan produk kerja jurnalistik sah-sah saja, dan mekanismenya untuk melaporkan sudah diatur dalam ketentuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved