Debat Perdana Pilpres 2019

Pengamat Prediksi Debat Perdana Pilpres 2019 Tidak Akan ada Hal yang Baru

Pengamat Prediksi Debat Perdana Pilpres 2019 Tidak Akan ada Hal yang Baru

Pengamat Prediksi Debat Perdana Pilpres 2019 Tidak Akan ada Hal yang Baru
Tribunwow
Debat Capres 2019 

TRIBUNJOGJA.COM - Debat sesi pertama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang dilangsungkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), direncanakan akan berlangsung pada Kamis (17/1/2019) malam, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Para pengamat menganggap debat yang bertajuk 'Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme' tersebut, masing-masing pasangan calon (Paslon) tidak akan menampilkan suatu hal yang baru bagi khalayak umum.

Kubu petahana yang diusung lewat nomor 01, serta oposisi pada nomor urut 02 diprediksi bakal tampil dengan nuansa serta 'isi' yang sama pada pada penyelenggaraan debat 2014 silam.

Pengajar Ilmu Komunikasi, Fisipol UGM, Ana Nadhya Abrar mengatakan, ada beberapa hal yang semestinya menjadi catatan dan perlu disampaikan masing-masing Paslon pada perhelatan debat perdana besok.

Baca: Mengintip Persiapan Jokowi dan Prabowo Jelang Debat Pertama Capres-Cawapres 2019

Baca: Mahfud: Masyarakat Jangan hanya Kritisi Debat Capres, tapi Lihat Track Record Calon

"Dari perspektif komunikasi politik, tentu debat ini diharapkan menjadi sebuah wadah bagi Paslon untuk memaparkan cetak biru program dan komitmen mereka terutama menyangkut tema debat," ujarnya, saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (16/1/2019).

Kemudian sambung dia, jika ditilik dari sisi strategi politik, pasangan Jokowi-Maruf serta Prabowo-Sandi dituntut untuk dapat mengutarakan bagaimana pandangan mereka terhadap upaya penegakan demokrasi di Indonesia.

Dia menilai, kedua belah pihak diharapkan menyajikan suasana debat yang visioner tentang bagaimana upaya mereka dalam hal 'Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme'.

Baca: Jelang Debat Capres-Cawapres Putaran Pertama, Ini Sejumlah Update Jelang Adu Visi Kedua Paslon

Baca: Jadwal Debat Capres 2019, Lima Fakta Debat Pertama yang Diprediksi Panas Sejak Awal

"Yang ketiga yakni retorika. Saya pikir sah-sah saja, karena itu juga merupakan seni dalam menggaet konstituen. Tapi, jangan retorika yang hanya bermuatan jargon-jargon kosong, namun yang riil. Masyarakat sekarang sudah cerdas, lebih baik programnya sedikit tapi realistis," tambahnya.

Lebih lanjut Ia menyampaikan, masing-masing Paslon diperkirakan juga tidak akan terlalu bersitegang dalam debat perdana nanti. Baik Jokowi-Maruf maupun Prabowo-Sandi, menurutnya bakal menyajikan penampilan yang biasa-biasa saja pada perhelatan tersebut.

"Ya tasting the water dulu pastinya, karena masih pertama. Keduanya menurut saya tidak bakal tampil terlalu defensif atau ofensif. Tapi kalau yang kedua dan ketiga, saya pastikan alot," tuturnya. (tribunjogja)

Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved