Prostitusi Online Artis

Pemeriksaan Vanessa Angel hingga Potensi Statusnya Jadi Tersangka, Mucikari Bertambah

Penjelasan Polda Jatim soal potensi Vanessa Angel jadi tersangka hingga kabar penangkapan DPO tersangka mucikari baru

Pemeriksaan Vanessa Angel hingga Potensi Statusnya Jadi Tersangka, Mucikari Bertambah
Kolase Instagram via bangka.tribunnews.com
Vanessa Angel 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemeriksaan terhadap Vanessa Angel sebagai saksi dalam kasus prostitusi online artis berlanjut. Status saksi Vanessa Angel disebut-sebut bahkan berpotensi meningkat jadi tersangka.

Selain itu, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim juga baru saja menangkap lagi seorang DPO tersangka mucikari artis terkait.

Update pemeriksaan Vanessa Anggel yang statusnya berpotensi jadi tersangka hingga kabar penangkapan DPO tersangka baru itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Kepastian status hukum Vanessa Angel sebagai saksi berpotensi bisa meningkat menjadi tersangka terkait kasus prostitusi artis yang melibatkan 45 artis dan 100 model cantik.

Baca: Tersangka Baru Kasus Prostitusi Online, Satu Mucikari Ngaku Pernah Pakai Jasa Artis VA

Baca: Dari Mahasiswi hingga Model, Polisi Kembali Bongkar Jaringan Prostitusi Online di Hotel

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan pemeriksaan lanjutan terhadap Vanessa Angel sudah dilakukan.

Status hukum

"Dari pemeriksaan itu potensi status hukum yang bersangkutan bisa saja meningkat menjadi tersangka apabila terbukti terlibat memperoleh penghasilan dari hal itu (Prostitusi)," ungkapnya, Senin (14/1/2019), dikutip tribunjogja.com dari suryamalang.tribunnews.com.

Barung Mangera menjelaskan ada pun yang memberatkan Vanessa Angel bakal menjadi tersangka yakni bahwa kegiatan ini melibatkan yang bersangkutan secara aktif.

Dia mencontohkan misalnya mengupload foto dan gambarnya secara aktif, melakukan chatting tidak sesuai etika dan kesusilaan.

"Jadi yang bersangkutan tidak melakukannya satu dua kali, tapi banyak sekali," jelasnya.

Dijelaskannya, apabila pengguna atau penyedia yang menawarkan berhubungan dengan prostitusi itu dinamakan mucikari dan bisa dijerat dengan hukum pidana.

Halaman
123
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved