Liga 1

Air Mata Atep Jatuh, Pengabdiannnya Diputus Persib Bandung Lewat Sambungan Telepon

Atep mengaku tak mampu menahan air matanya. Semula, dia ingin berpamitan pada sesi latihan perdana.

Air Mata Atep Jatuh, Pengabdiannnya Diputus Persib Bandung Lewat Sambungan Telepon
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Gelandang Persib Bandung, Atep, saat tampil melawan Madura United pada pekan ketujuh Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (04/05/2018) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ikon Persib Bandung, Atep, mengaku sempat terpukul setelah manajemen tak memperpanjang kontraknya.

Ironisnya, masa depan Atep diputuskan lewat sambungan telepon, sama halnya yang terjadi dengan Tony Sucipto.

Kepada awak media, Atep menceritakan salah seorang petinggi klub menghubunginya pada Sabtu (12/1/2019) pagi.

Saat itu, dia tengah menghadiri pesta pernikahan kerabatnya di Sukabumi.

"Iya mengejutkan juga. Namun, memang saya juga sudah prediksi ke arah sana. Mengejutkannya di detik terakhir, keputusan seperti itu. Saya juga mendapat keputusan ini di hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Kebetulan saya lagi ada di Sukabumi sama keluarga," ucap Atep saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Senin (14/1/2019).

Setelah mendapat kepastian akan nasibnya, Atep lalu memberi tahu istrinya.

Ia tak menampik bahwa keluarganya juga berat menerima keputusan manajemen.

Namun, dia mencoba untuk legawa.

"Ya mungkin istri juga berat, apalagi saya ya berada di sini cukup lama karena buat saya merasa di satu keluarga," katanya.

Pada hari yang sama, Atep juga tengah mengisi acara suporter di Cianjur bersama pemain Persib lainnya, seperti Tantan, M Natsir, dan Dedi Kusnandar.

"Saya cerita ke mereka saya sudah selesai di Persib, tetapi mereka enggak percaya. Saya ada acara pembukaan mini soccer di Cianjur. Kami main bola di sana dengan teman-teman Persib, memang kebetulan situasinya seolah-olah ini jadi laga perpisahan saya," tuturnya.

Sesuai laga itu, Atep mengaku tak mampu menahan air matanya.

Semula, dia ingin berpamitan pada sesi latihan perdana.

Namun, manajemen kadung mengumumkan penghentian kontrak kerjanya pada Minggu (13/1/2019) malam.

"Saya sudah merasakan saya ingin pamitanlah di sini, tetapi saya bilang nanti saja. Saya memang ada rencana hari ini mau ke tempat latihan sebelum ada bocor dari manajemen. Pas saya main di pembukaan itu sudah nangis saja karena mungkin enggak kuat karena biasa berdampingan dengan teman-teman. Saya juga ikut terbawa suasana, sedih bangetlah," katanya. (*)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved