Travel

Travel: Puri Mataram, Destinasi Wisata Baru Berkonsep Taman Alam

Puri Mataram menjadi salah satu destinasi wisata baru yang dikembangkan oleh BUMDES Tridadi, Sleman.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alex Ermando
salah satu arsitektur bangunan yang ada di Puri Mataram 

Sementara di tiap sudut-sudut taman, ada titik-titik yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk berfoto ria.

Salah satu yang cukup ramai ada di sisi utara taman tersebut, di mana terdapat balkon lengkap dengan ayunan santai yang sangat menarik jika digunakan untuk berfoto.

Baca: Musim Liburan, Pengelola Puri Mataram Optimis Target 50 Ribu Pengunjung Tercapai

Bergeser ke Taman Kelinci, pengunjung bisa memberi makan langsung kelincu-kelinci di sini.

Tiket Rp 10 ribu sudah termasuk dengan makanan kelinci dalam bentuk bungkus plastik kecil.

Taman Kelinci ini terutama menarik perhatian bagi anak-anak.

Menurut Agus, pihaknya sengaja membuat konsep demikian agar anak-anak juga belajar mengenal hewan tersebut.

"Jadi ini sekaligus sebagai wisata edukasi," ujar Agus.

Sementara wahana terakhir, Becak Air, bisa menjadi wahana relaksasi bagi pengunjung setelah seharian berkeliling Puri Mataram.

Berada di kolam yang cukup luas, pengunjung bisa dengan bebas mengayuh kapal kecil tersebut berkeliling.

Selain wahana-wahana tersebut, pengunjung juga bisa mencoba makanan-makanan tradisional yang dibuat oleh warga sekitar.

Tempat mereka berjualan disebut sebagai Pasar Ndhelik.

Baca: Harapan BUMDes Mampu Menyentuh Permasalahan Penanggulangan Kemiskinan

Menariknya, untuk membeli jajanan tersebut, pengunjung harus menukar terlebih dahulu uang yang digunakan dengan keping kayu yang disebut sebagai Pandel.

"Ada 45 orang yang berjualan di Pasar Ndhelik, mereka sebagian besar merupakan ibu-ibu PKK," jelas Agus.

Nuzul Nugrahaeni (23) pengunjung asal Demak, mengaku menyukai konsep taman alam terbuka yang ditawarkan oleh Puri Mataram.

Baca: Horee! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Yogya Turun hingga 60 Persen

Datang bersama keluarga, Nuzul menyatakan Puri Mataram tergolong murah namun membuat nyaman sebagai tempat wisata.

"Suasana pedesaannya dapet banget. Belum lagi wahananya cocok buat anak-anak," kata mahasiswi ini.

Puri Mataram sendiri beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB untuk wahananya.

Namun untuk restoran dibuka hingga pukul 21.00 WIB.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved