Pendidikan

Tingkatkan Wawasan Enterpreneurship, Universitas Amikom Kerjasama dengan Tokocrypto

Kerjasama yang akan berlangsung selama dua tahun tersebut akan fokus pada edukasi mahasiswa terkait blackchain dan cryptocurrency.

TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Peluncuran Pojok Kripto ditandai dengan penandatangan MoU yang dilakukan oleh Pang Xue Kai selaku CEO Tokocrypto dan Prof. Dr. M. Suyanto, M.M selaku Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta di Ruang Cinema Gedung Unit VI, Universitas AMIKOM Yogyakarta, Sabtu (12/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Hadapi revolusi industri 4.0, Universitas Amikom Yogyakarta jalin kerjasama dengan Tokocrypto.

Kerjasama yang akan berlangsung selama dua tahun tersebut akan fokus pada edukasi mahasiswa terkait blackchain dan cryptocurrency.

Google Hapus 85 Aplikasi yang Menyebarkan Virus Adware di Perangkat Android

Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial Universitas Amikom Yogyakarta, Emha Taufiq Luthfi mengungkapkan terdapat dua ilmu yang bisa diserap oleh mahasiswa terkait blackchain dan cryptocurrency, yaitu dari teknologi dan bisnis.

"Revolusi industri 4.0 tentu juga membuat teknologi mengalami perkembangan yang sangat besar, khsusunya blackchain dan cryptocurrency. Jadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mewakili Amikom bekerjasama dengan Tokocrypto untuk belajar itu," katanya saat ditemui Tribunjogja.com usai pendandatangan MoU dan general Satdium di Ruang Cinema Gedung Unit VI, Universitas Amikom Yogyakarta, Sabtu (12/1/2019).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

"Untuk kontrak 2019 sampai 2021, kami fokus pada edukasinya. Supaya mahasiswa kenal dulu. Terdapat dua ilmu yang bisa dipelajari. Untuk Fakultas Ilmu Komputer bisa belajar tentang teknologinya, sementara Ekonomi dan Sosial belajar bagaimana bisnisnya," sambungnya.

Sebagai pengenalan, pihaknya akan membuat Pojok Kripto.

Melalui Pojok Kripto tersebut, mahasiswa yang tertarik bisa mengembangkan wawasan terkait blackchain dan cryptocurrency.

Nantinya pun akan dibentuk grup mahasiswa untuk mempelajari lebih detail.

Baca: Mahasiswi Universitas Amikom Yogyakarta Ikuti Pertukaran Pelajar di University of Murcia Spanyol

"Pojok Kripto ini lebih ke kapita selekta, untuk penambahan kapasistas mahasiswa. Sehingga tidak masuk ke kurikulum, jadi semacam ekstra. Tentunya ini sesuai tujuan Amikom, untuk meningkatkan enterpreneur mahasiswa," ujarnya.

Sementara itu, CEO Tokocrypto Pang Xue Kai berharap dengan penandantangan kerjasama dengan Amikom, banyak anak muda yang mau belajar tentang blackchain dan cryptocurrency.

"Kami memang bertekad untuk memberikan edukasi terkait industri baru. harapannya dengan kerjasama ini bisa menarik minat teman-teman semua. Tentu juga saya berharap lebih banyak yang memahami apa itu blackchain dan cryptocurrency," tambahnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved