Breaking News:

Pendidikan

Mahasiswa Ditantang jadi SDM Keuangan Syariah yang Mumpuni di Era Digitalisasi Industri

Mahasiswa Ditantang jadi SDM Keuangan Syariah yang Mumpuni di Era Digitalisasi Industri

Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA/YOSEF LEON PINSKER
Sejumlah pemateri dalam seminar nasional bertema 'Menyiapkan SDM Keuangan Syariah di Era Digitalisasi Industri' di auditorium kampus Institut Al Qur'an An-Nur, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Institut Ilmu Al Qur'an An - Nur Bantul mengadakan seminar nasional bertema 'Menyiapkan SDM Keuangan Syariah di Era Digitalisasi Industri' di auditorium kampus setempat, pada Kamis (10/1/2019 ).

Kegiatan yang diikuti oleh para mahasiswa dari sejumlah kampus tersebut, mengundang dua pembicara utama yakni Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional, Ayif Faturahman serta Retail Banking Relationship Manager Bank Syariah Mandiri, Agung Ari Prabowo.

Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Institut Ilmu Al Qur'an An - Nur, Braham Maya Baratullah menerangkan, kebutuhan mahasiswa untuk menyiapkan diri di era digital merupakan aspek penting dari terbentuknya perkembangan ekonomi kedepan.

Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk dapat mengerti persoalan-persoalan akademik, melainkan bisa menyiapkan diri sebagai generasi yang mumpuni secara mental dalam bidang ekonomi syariah.

Baca: 4 Jenis Tanaman yang Bisa Jadi Obat Tradisional Hasil Kajian Kemenkes

"Maka dari itu, seminar ini kami pikir merupakan salah satu tanggung jawab yang mesti dilakukan demi menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten utamanya dalam bidang keuangan syariah," ujarnya.

Dalam pemaparannya, Ayif Faturahman yang membawa materi tentang 'Peluang dan Tantangan Industri Keuangan Syariah di Indonesia' banyak mengulas seputar sistem ekonomi keuangan yang saat ini dianut oleh Indonesia dirasa masih terlalu liberal, sehingga menjadi tantangan yang mesti dirubah pola pengoperasiannya.

Ia beranggapan, sistem ekonomi yang dianut akan berpengaruh banyak terhadap kondisi riil di masyarakat. "Makanya pola-pola ekonomi lama ini sudah seharusnya dirubah. SDM sekarang juga harus sudah bisa menguasai teknologi untuk memanfaatkan peluang yang ada," kata dia. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved