Iran Tangkap Veteran Angkatan Laut AS saat Kunjungi Pacarnya di Mashhad

Kementerian Luar Negeri Iran mengkonfirmasi seorang warga negara Amerika telah ditangkap di kota Mashhad

Iran Tangkap Veteran Angkatan Laut AS saat Kunjungi Pacarnya di Mashhad
Iran 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran mengkonfirmasi seorang warga negara Amerika telah ditangkap di kota Mashhad. Mereka membantah laporan warga AS itu telah diperlakukan dengan buruk.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Ghasemi dikutip oleh kantor berita IRNA menjelaskan, Michael White, seorang veteran Angkatan Laut AS berusia 46 tahun, ditangkap "beberapa waktu lalu" di kota terbesar kedua Iran. 

Iran Anggap Sejak Awal Kehadiran AS di Suriah Memicu Instabilitas Kawasan

Ghasemi mengatakan pemerintah AS, melalui kedutaan Swiss di Teheran, diberitahu tentang penangkapan itu pada hari-hari awal insiden. Kepentingan AS di Iran ditangani misi diplomatik Swiss, karena kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik sejak 1980.

Informasi ini diwartakan Sputniknews, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB. Michael White, dari Imperial Beach, California, ditangkap pada Juli setelah mengunjungi pacarnya di Mashhad. Keterangan ini diperoleh dari ibunya kepada The New York Times awal pekan ini. 

Kapal Induk AS di Teluk Persia Disambut Tembakan Roket Kapal Iran

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Selasa, pihaknya "mengetahui laporan" tentang penahanannya, tetapi menolak untuk memberikan perincian, dengan alasan pertimbangan privasi.

Ghasemi mengatakan laporan di media AS bahwa White ditahan dalam kondisi yang buruk adalah "salah dan tidak akurat".

"Kasus orang ini sedang ditangani oleh pihak berwenang terkait, dan pada akhir proses ini mereka akan mengeluarkan informasi yang diperlukan," Ghasemi lebih lanjut dikutip mengatakan pada akun Telegram-nya.

White bergabung dengan setidaknya tiga warga AS lainnya, dua dari mereka keturunan Iran, ditahan di Iran. Pada bulan Juli 2017, Iran mengatakan mereka telah menahan orang Cina-Amerika, Xiyue Wang, seorang mahasiswa pascasarjana Princeton yang sedang melakukan penelitian di Iran.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved