Melihat Tren Bisnis Digital di Indonesia

pertumbuhan digital ekonomi Indonesia merupakan yang paling kencang dengan nilai ekonomi sebesar US$ 27M

Melihat Tren Bisnis Digital di Indonesia
www.thinkstockphotos.com
Ilustrasi 

GOJEK sendiri pun kini juga sudah mulai berekspansi ke negara lain di kawasan Asia Tenggara seperti yang dilakukan oleh Traveloka. Persaingan antara kedua nama bisnis online tersebut terjadi pada beberapa kategori pelayanan utama yaitu online transport dan food delivery.

Namun sekarang persaingan tersebut bergeser pula pada pelayanan digital payment. Digital payment itu sendiri pun akan bergerak pada funding, investmen, bahkan insurance.Untuk funding, segmen online transport merupakan segmen yang mendapat investment paling besar.

Menariknya fintech yang ada di Indonesia merupakan salah satu faktor pendorong yang kuat untuk para pemain bisnis digital online transport untuk merambah dalam bidang digital payment.

Menurut data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terdapat 73 perusahaan yang tercatat menjalankan bisnis digital payment ini.

Seiring berjalannya waktu, digital payment akan semakin diminati oleh para customer karena praktis dan efektif bagi para customer dalam melakukan pembayaran. Persaingan sengit antarperusahaan yang bergerak dalam digital payment saat ini sudah dapat kita rasakan.

Salah satunya yaitu bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut bersaing memberkan diskon atau cashback pada customer saat mereka melakukan transaksi.

Satu hal yang terpenting dan paling menjanjikan dari Indonesia bagi kita yang ingin mendirikan bisnis digital yaitu adanya 150 juta pengguna internet.

Dan hal tersebut pasti akan selalu berkembang karena adanya pemikiran mayarakat mengenai manfaat internet serta pengaruh dari maanfaat layanan yang diberikan oleh online media. (*)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved