Magelang

Angin Kencang Rusakkan Puluhan Rumah Warga di Magelang

Hujan Deras yang Disertai dengan Angin Kencang Rusakkan Puluhan Rumah Warga di Magelang

Angin Kencang Rusakkan Puluhan Rumah Warga di Magelang
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Magelang, Satpol PP, Damkar, PLN, Polri, Relawan, OPRB dan warga melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang tumbang di rumah warga di Dusun Tinggal Wetan dan Dusun Tinggal Kulon, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Magelang, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magelang, Rabu (9/1/2019) sore tadi menyebabkan bencana angin kencang yang terjadi di 10 titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Mungkid, Muntilan dan Borobudur. Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, kejadian angin kencang ini disertai hujan lebat turun sejak pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, sejumlah pohon tumbang di Muntilan, Mungkid, dan Borobudur dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga," ujar Edy Susanto, Rabu (9/1/2019).

Baca: BMKG: Akhir Januari Hingga Februari Puncak Musim Hujan di DIY

Baca: Garut Belajar Perencanaan Pembangunan Daerah dari Kota Magelang

Bencana angin kencang di Kecamatan Muntilan, terdapat lima titik kejadian yakni di Dusun Demangan, Desa Congkrang; Dusun Kepanjen, Desa Menayu; Dusun Drojokan, dan Dusun Temanem, Desa Adikarto; dan Dusun Japuan, Desa Tanjung. Angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang membuat kerusakan ringan tujuh rumah warga.

Kemudian di Kecamatan Mungkid, terdapat tiga titik yakni di Dusun Bojong I, Dusun Gentan di Desa Mendut, dan Dusun Nglaseman di Desa Ngrajek. Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sini, juga menyebabkan kerusakan ringan pada sebanyak lima rumah warga setempat.

Terakhir di Kecamatan Borobudur, ada dua titik yakni di Dusun Tinggal Wetan dan Dusun Tinggal Kulon, di Desa Wanurejo. Di titik ini, terdapat 11 rumah yang rusak ringan, terdiri dari 10 rumah di Tinggal Wetan, dan satu rumah di Tinggal Kulon.

"Dampak dari kejadian tersebut mengakibatkan 23 rumah rusak ringan dan menutup sebagian akses jalan," kata Edy.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved