Mulai April 2019, Sembilan Penerbangan Internasional Akan Dialihkan ke Bandara NYIA Kulonprogo

Rencananya, pada April 2019 mendatang, bandara NYIA akan mulai dapat difungsikan

Mulai April 2019, Sembilan Penerbangan Internasional Akan Dialihkan ke Bandara NYIA Kulonprogo
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Agus Pandu Purnama, General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Adi Soetjipto Yogyakarta saat ditemui media di Stasiun Tugu Yogyakarta sesaat sebelum mendampingi rombongan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengecek kesiapan NYIA, Selasa (8/1/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah persiapan terkait bandara baru, New Yogyakarta International Airport (NYIA) terus dikebut.

Rencananya, pada April 2019 mendatang, bandara NYIA akan mulai dapat difungsikan, meskipun masih dalam tahap minimum operation.

Sejumlah maskapai yang mulanya mendarat di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta akan dialihkan menuju bandara yang berada di Temon, Kulonprogo tersebut.

Agus Pandu Purnama, General Manager AP 1 Bandara Adi Sutjipto, menuturkan maskapai yang bakal dipindahkan menuju bandara baru yakni maskapai untuk penerbangan internasional.

Perwira menengah TNI AU berpangkat Kolonel Penerbang itu menjelaskan, saat ini ada enam penerbangan (flight) internasional di Adisutjipto dan tiga flight yang berstatus pending karena tidak mendapatkan slot di bandara Adisutjipto.

"Jadi nantinya ada sekitar delapan sampai sembilan flight di Adisutjipto yang sudah jelas beralih ke bandara baru," katanya saat ditemui media di Stasiun Tugu Yogyakarta sesaat sebelum mendampingi rombongan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengecek kesiapan NYIA, Selasa (8/1/2019) siang.

Praktis, lanjut Agus Pandu, semua penerbangan internasional yang semula ada di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta akan dialihkan menuju bandara baru.

Sementara itu, Manajer Proyek Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA), Taochid Purnama Hadi, menambahkan pihaknya saat ini masih terus mengebut penyelesaian sejumlah pengerjaan di NYIA agar target minimum operasi pada April 2019 nanti dapat terwujud.

Taochid membeberkan, saat ini progres pembangunan telah mencapai 26 persen.

Fasilitas seperti terminal, masjid, jalan akses dan fasilitas penunjang telah digarap.

Selanjutnya, runway, apron, taxiway semuanya akan dikerjakan bersama-sama.

"April nanti ya target bisa 50 persen untuk bisa digunakan dengan minimum operasi. Terminal 12.900 meter persegi dari target total terminal 210 ribu meter persegi sudah selesai. Dimana nanti total selesai awal 2020," tutup Taochid. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved