Porda XV 2019

Asprov PSSI DIY Masih Dibekukan, Cabor Sepakbola dan Futsal Terancam Dicoret dari Porda XV 2019

Asprov PSSI DIY Masih Dibekukan, Cabor Sepakbola dan Futsal Terancam Dicoret dari Porda XV 2019

Asprov PSSI DIY Masih Dibekukan, Cabor Sepakbola dan Futsal Terancam Dicoret dari Porda XV 2019
istimewa
Serah terima hadiah kepada para pemenang sayembara logo dan maskot Porda DIY 2019, di Kantor KONI Kota Yogyakarta, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pembekuan Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( Asprov PSSI) DIY oleh PSSI pusat berdampak terhadap gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XV 2019.

Dua cabang olahraga, yakni sepakbola dan futsal terancam absen dalam ajang olahraga antar kabupaten kota di DIY tersebut.

Seperti diketahui, pembekuan Asprov PSSI DIY tersebut merupakan buntut dari konflik internal yang dialami hingga adanya mosi tidak percaya anggotanya.

Ketua Panitia Porda DIY, Drs Rumpis Agus Sudarko mengaku hingga saat ini hanya cabor sepakbola dan futsal saja yang belum memberikan kepastian terkait gambaran nomor yang akan ditandingkan.

Baca: Asprov PSSI DIY Berharap Tak Lagi Dibekukan

Baca: Soal Polemik Transfer, Kalteng Putra Tuntut Sandi Sute Minta Maaf

Ia pun mengaku akan segera menghubungi pihak terkait untuk segera memberi kepastian.

"Kami coba menghubungi pihak-pihak terkait yang selama ini berkecimpung di sepakbola DIY, juga tidak ada yang bisa memberikan kepastian. Mungkin karena dibekukan, jadi tidak ada yang berani bertanggung jawab terkait nomor ini," kata Rumpis Agus Sudarko.

Kendati demikian, KONI DIY selaku induk organisasi cabor se-DIY sekaligus pelaksana Porda, untuk sementara tetap memasukkan kedua cabor ini untuk ditandingkan di Porda mendatang.

Namun, syarat utama untuk bisa ditandingkan secara resmi di Porda mendatang adalah keabsahan organisasinya terlebih dahulu.

"Sementara ini untuk nomornya, tetap kami masukkan, yakni sepakbola putra dan putri, serta futsal putra dan putri. Tapi kepastiannya, kami tunggu permasalahan organisasinya rampung dulu. Maksimal kami tunggu hingga bulan April mendatang," imbuh Rumpis Agus Sudarko.

Baca: Klarifikasi Kepindahannya ke Kalteng Putra, Sandi Sute : Saya Tetap di Persija Jakarta

Baca: Saddil Ramdani Pamit Tinggalkan Persela Lamongan, Menuju ke Liga Malaysia?

Jika hingga tenggat waktu yang ditetapkan pada bulan April mendatang, masalah di organisasinya belum selesai, KONI DIY dengan sangat terpaksa mencoret cabor tersebut.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, akan sangat disayangkan, sebuah ajang olahraga multi even kehilangan salah satu cabor paling favorit yakni sepakbola dan futsal.

"Ketum KONI DIY juga sudah kontak dengan Sekjen PSSI, dan intinya PSSI DIY kemungkinan akan menggelar KLB untuk menyelesaikan persoalan tersebut," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved