Terhalang Gelombang Tinggi, Sejumlah Wisatawan Tertahan di Karimunjawa

Mereka belum bisa kembali lantaran cuaca buruk yang mengakibatkan ditutupnya jalur penyeberangan.

Terhalang Gelombang Tinggi, Sejumlah Wisatawan Tertahan di Karimunjawa
kompas.com
Karimun Jawa 

TRIBUNJOGJA.COM - Wisatawan yang berkunjung di Kepulauan Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sampai saat ini tertahan dan tak bisa kembali ke Pelabuhan di Jepara.

Mereka belum bisa kembali lantaran cuaca buruk yang mengakibatkan ditutupnya jalur penyeberangan.

Menurut penuturan Camat Karimunjawa Karnanajeng saat dihubungi melalui sambungan telepon, sampai saat ini masih ada 297 wisatawan yang masih tertahan di Karimunjawa.

"Kalau saat ini, sementara mereka masih dikoordinir oleh biro perjalanan yang memberangkatkan wisatawan. Mereka masih tinggal di hotel," kata Karnanajeng, Rabu (2/1/2019).

Jumlah tersebut, katanya, bisa jadi berkurang karena ada jadwal penerbangan dari Bandara Dewandaru Karimunjawa ke Semarang pada hari ini.

"Mungkin berkurang hari ini, karena ada penerbangan," katanya.

Dia menuturkan, penutupan penyebarangan dari Pelabuhan Kartini menuju Karimunjawa, atau sebaliknya terjadi sejak 31 Desember 2018. Penutupan tersebut lantaran gelombang tinggiIyang terjadi di perairan utara Jawa.

"Termasuk perairan di utara Jepara," tuturnya.

Dari Pulau Misterius hingga Kastil Telantar Makin Diminati Para Traveller

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Syahbandar Jepara Tri Jotho membenarkan jika penyebarangan ditutup. Hal itu karena tingginya gelombang sampai 2,5 meter. Sedangkan kecepatan angin 5 sampai 30 knot.

"Masih belum kondusif gelombang dan kecepatan angin. Sehingga penyebarangan ditunda," kata dia. (*/tribun jateng)

 

Editor: ton
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved