Seorang Trasgender Ngamuk Di Toko Minta Dipanggil 'Bu' Bukan 'Tuan'
Ia marah, ketika seorang penjaga toko mengatakan padanya "Maaf, Tuan, ada seorang pria muda di sini yang perlu Anda perhatikan."
TRIBUNJOGJA.COM - Terkadang orang akan kebingungan untuk memanggil seorang transgender.
Apakah harus memangilnya 'pak' atau 'ibu', hal itulah yang mungkin dialami oleh seorang penjaga toko ini.
Hanya karena salah ucap, ia kena amuk oleh seorang transgender dan hampir saja mengalami masalah besar di pekerjaannya.
Melansir dari Daily Mirror pada Minggu (30/12/2018), pelanggan transgender ini awalnya membeli di toko mainan GameStop di Alburque, New Mexico.
Pelanggan transgender dengan pakaian jeans dan hodie abu-abu ini mulai marah-marah dan melemparkan kalimat umpatan pada penjaga toko.
Ia marah, ketika seorang penjaga toko mengatakan padanya "Maaf, Tuan, ada seorang pria muda di sini yang perlu Anda perhatikan."
Karena ucapan itulah, pelanggan transgender itu marah dan mengatakan pada penjaga, "Maaf, ini bu, bu."
"Kamu, harus tenang dan urus saja urusanmu sendiri, oke," ucap pelanggan transgender itu.
Melihat situasi berubah memanas, pekerja toko lain mencoba menenangkan situasi tetapi pelanggan transgender ini sudah marah besar.
Bahkan, dalam satu kesempatan pelanggan transgender ini mengancam dan menantangnya berkelahi.
Dia mengatakan kepadanya, "Keluar jika Anda ingin memanggil saya Tuan lagi. Saya akan menunjukkan kepada Anda Tuan."
Pelanggan transgender ini kemudian menyerbu keluar, menendang tumpukan besar peralatan dengan suara keras.
Namun ternyata ia berubah pikiran, pelanggan transgender ini kemudian menuntut jumlah pada bos karyawan.
Dalam video, yang diterbitkan pada hari Jumat, ia mengatakan kepadanya, "Saya akan memberi tahu mereka bagaimana saya telah diperlakukan beberapa kali di toko ini."
"Aku akan memintamu untuk yang kelima kalinya untuk berhenti memanggilku pria, karena jelas sekali bukan," jelasnya.
Petugas minta maaf menjawab bahwa dia akan mendapatkannya untuknya, tetapi wanita itu masih marah.
Dia akhirnya berjalan keluar, menuduhnya tidak menghormati orang transgender dan mengklaim akan menginformasikan pada "seluruh komunitas LGBT". (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/transgender-marah.jpg)