ADVERTORIAL
Tarik Minat Siswa Belajar, Cilacs UII Gelar Outbond Bahasa Inggris
Cilacs UII mendesain model pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan dan rekreatif.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Membangun semangat belajar bahasa Inggris memang sebaiknya dimulai sejak dini.
Belajar bahasa Inggris pun perlu rutin, supaya lebih mudah dikuasai.
Meski demikian, variasi dalam belajar juga diperlukan, sehingga tidak mudah bosan.
Hal itulah yang mendorong lembaga bahasa UII, Cilacs UII mendesain model pembelajaran yang menyenangkan dan rekreatif.
Dalam pembelajarannya, Cilacs UII memadukan aktivitas luar ruangan dan outbond dengan bahasa Inggris.
Kepala Cilacs UII, Fitri Nugraheni mengungkapkan metode belajar dengan memadukan permainan, aktivitas luar ruangan, dan petualangan dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar, khususnya bahasa Inggris.
"Cilacs UII mengadakan outbond berhahasa Inggris di salah satu desa wisata di Sleman. Namanya Fun English Language Learning of The Week (Fellow). Untuk Fellow ini sasarannya siswa SMA, seperti program pelatihan bahsa Inggris selama lima hari di dua lokasi. Dilaksanakan saat liburan, jadi sambil rekreasi bisa menambah ilmu," ungkapnya pada Tribunjogja.com, Minggu (30/12/2018).
Baca: Deretan Ucapan Selamat Tahun 2019 Baru Dalam Bahasa Inggris yang Bisa Dikirim via Whatsapp
"Ada pula program untuk siswa SD, namanya Fun English Day (FED). Kalau untuk FED pelatihannya menulis dan berbicara. Ada permainannya juga untuk menstimulasi dan mendorong siswa menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Yang menarik setelahkegiatan ada acara susur sungai. Jadi proses pembelajran bahasa Inggris dikemas sangat santai," sambungnya.
Ia berharap melalui program-program pembelajran tersebut, siswa semakin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris.
Selain itu, ia juga berharap pola pikir siswa dapat berubah dan semakin percaya diri dalam menggunakan bahsa Inggris.
Baca: Fasilitasi Program Pembinaan Kewirausahaan, UII Resmikan Kantor Simpul Tumbuh
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pakem, Afiati Fatimah mengatakan bahwa FED sangat bermanfaat bagi siswanya.
Menurutnya metode tersebut sangat menyenangkan, karena selain belajar, siswa juga bisa bermain.
Hal senada juga disampaikan oleh guru pendamping, Erlin Noviyanti.
Menurutnya konsep yang diterapkan oleh Cilacs UII memberikan pengalaman baru bagi siswa.
"Program belajr bahsa inggris dengan konsep outbond ini memberikan pengalaman baru bagi siswa. Efek positifnya juga dirasakan secara langsung oleh siswa. Dalam proses belajar mengajar siswa juga tampak lebih aktif, penuh semangat, dan sangat ceria," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cilacs-uii.jpg)