Ada 500 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Gunungkidul Sepanjang Tahun 2018

Peningkatan tersebut sekaligus menjadi angka tertinggi semenjak tahun 2015.

Ada 500 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Gunungkidul Sepanjang Tahun 2018
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Angka kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Gunungkidul sepanjang tahun 2018 meningkat.

Peningkatan tersebut sekaligus menjadi angka tertinggi semenjak tahun 2015.

Tercatat, ada 500 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Gunungkidul.

Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Ipda Soni Yuniawan, mengatakan data pada tahun 2015 sebanyak 393 kasus, tahun 2016 469 kasus, 2017 sebanyak 423 kasus.

"Pada tahun ini memang meningkat dibanding dengan tahun lalu. Pun demikian dengan korban jiwa yang pada tahun ini mencapai 81 orang," katanya, Jumat, (28/12/2018).

Soni mengatakan untuk jalur rawan pada tahun ini cenderung merata.

Dari 500 kasus kecelakaan lalu lintas banyak yang mengalami luka ringan, kerugian materiil, hingga luka berat dan meninggal dunia.

Soni menjelaskan, terkait penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas sendiri kebanyakan disebabkan oleh kelalaian manusia.

Di samping itu, beberapa kecelakaan terjadi akibat kondisi geografis serta tingkat kelayakan kendaraan.

"Banyak yang disebabkan kelalaian manusia seperti melewati batas kecepatan yang ditentukan, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan helm, Kemudian untuk kondisi kendaraan seperti kasus kecelakaan truk di Ngawen yang menyebabkan lima orang meninggal," paparnya.

Disinggung mengenai jalur rawan kecelakaan, belum ada pergeseran jalur maut yakni masih didominasi oleh jalan Yogya-Wonosari.

Sedangkan, untuk jalan paling minim kecelakaan justru pada jalur selatan atau jalan menuju kawasan pantai.

“Jalan Yogya-Wonosari di sekitar Bunder, kemudian untuk timur jalan Wonosari-Semanu-Ponjong, kemudian untuk utara Karangmojo-Semin. Untuk jalur ke selatan malah minim,” ungkap dia. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved