Travel

Filantrip :Sociopreneur Pengembang Potensi Desa Wisata Nusantara

Filantrip : Sociopreneur Pengembang Potensi Desa Wisata Nusantara. Mengembangkan Pariwisata Sekaligus Misi Sosial

Filantrip :Sociopreneur Pengembang Potensi Desa Wisata Nusantara
dok Filantrip
Sejumlah wisatawan naik perahu nelayan saat berwisata ke Pangandaran 

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat potensi pada sektor pariwisata yang berkontribusi sekitar 4% dari total perekonomian.

Pada tahun 2019, pemerintahan Indonesia ingin meningkatkan angka tersebut menjadi 8% dari PDB.

Hal ini menunjukan bahwa sektor pariwisata dapat menjadi peluang bisnis  yang menguntungkan bagi masyarakat.

Adapun salah satu alternatif untuk melibatkan masyarakat dalam menangkap peluang pariwisata Indonesia adalah bisnis berbasis sociopreneur.

Sociopreneur merupakan konsep bisnis dengan misi sosial di dalamnya.

Hal inilah yang dilakukan oleh Filantrip, sebagai socioenterprise pengembangan masyarakat pertanian berbasis wisata filantropi (philanthropos).

Dalam meramu paket wisata setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan yaitu wisatawan, atraksi wisata, waktu dan fasilitas.

Dalam keempat hal tersebut atraksi wisata menjadi jantungnya sebuah paket wisata.

Karena dari akraksi wisata akan berkaitan dengan wisatawan, waktu, dan fasilitas.

Misalnya adalah jarak antar objek wisata. Lokasi objek wisata yang berdekatan lebih direkomendasikan untuk dapat memuaskan konsumen.

Oleh karena itu, Filantrip memilihKota Wisata Pangandaran, Jawa Barat sebagai destinasi wisata perdana.

Pangandaran memiliki pilihan destinasi wisata yang cukup banyak dan beragam serta jarak antar tempat wisata di Pangandaran yang tidak terlalu jauh.

Hanya berkisar maksimal satu jam perjalanan. Dengan waktu berlibur yang habiskan wisatawan umumnya dua hari, kondisi sangat diuntungkan, karena wisatawan bisa mengeksplor destinasi wisata lebih banyak.

Irfan selaku founder menyampaikan bahwa yang menjadikan keunggulan dan pembeda dari tour and travel organizer lainya adalahFilantri menawarkan program social & economy mapping, social experience bersama nelayan dan petani, social challnge, tanpa meninggalkan wisata alam nan asri seperti wisata konservasi mangrove batu karas, pelestarian cagar alam pangandaran, Green Canyon, body rafting Santirah, serta yang baru-baru ini dirintis adalah wisata kampung wisata laut Pangandaran.

Kegiatan edukasi yang dijalankan meliputi perkenalan pelabuhan, pengolahan ikan, sharing kehidupan nelayan, dan yang paling menarik adalah trip ke laut untuk menangkap ikan, memasak, dan memakannya secara bersama-sama.

"Bagi masyarakat desa Filantrip mengharapkan anak mudanya dapat berkontribusi mengembangkan potensi desa mereka sendiri, dan bagi wisatawan bisa mendapatkan kebahagian yang sesungguhnya bersama wisata yang Filantrip dibuat. Datang bukan siapa-siapa pulang jadi saudara," pungkas Irfan. (*)

Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved