Yogyakarta

Momen Diskon Besar-Besaran, Masyarakat Dihimbau Teliti, Cerdas dan Cermat dalam Bertransaksi

Momen Diskon Besar-Besaran, Masyarakat Dihimbau Teliti, Cerdas dan Cermat dalam Bertransaksi

Momen Diskon Besar-Besaran, Masyarakat Dihimbau Teliti, Cerdas dan Cermat dalam Bertransaksi
cnbc.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY menghimbau masyarakat DIY sebagai konsumen untuk cermat, cerdas, dan teliti dalam melakukan transaksi.

Hal ini berkitan dengan momen akhir tahun yang identik dengan banjir diskon dan budaya konsumtif masyarakat ketika musim libur natal dan tahun baru.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Tri Saktiyana pada Rabu (26/12/2018) menjelaskan, ketelitian ini sangat penting dalam hal apapun, termasuk ketika melakukan aktifitas jual beli.

Artinya, sebagai konsumen yang bijak, cerdas dan baik tentu akan sangat teliti dengan barang yang akan dibelinya.

"Kenapa harus teliti? Karena di jaman sekarang banyak sekali pemalsuan barang dagangan, produk yang tidak dikemas dengan baik sehingga terjangkit penyakit. Atau makanan dijual mengandung menggunakan borax, atau pewarna pakaian. Apalagi saat akhir tahun seperti ini ketika banyak potongan harga menggiurkan," kata Tri Saktiyana.

Baca: Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan ke Gembira Loka Yogyakarta Tembus 20 Ribu Perhari

Untuk itu, Tri Saktiyana menghimbau masyarakat agar memastikan terlebih dahulu bahwa barang yang akan dibeli konsumen berlabel. Halal misalnya.

Kemudian, teliti kembali tanggal kadaluarsa karena tidak sedikit juga konsumen mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan tertentu karena telah kadaluarsa.

Selanjutnya, konsumen diminta untuk melaporkan ke petugas, penjaga toko atau karyawan supermarket di tempat membeli barang jika ditemukan barang sudah kadaluarsa.

Hal ini dilakukan agar si penjual segera mengamankan barang tersebut, sehingga tidak dibeli oleh konsumen yang terkadang tidak teliti dengan tanggal kadaluarsa.

"Yang tak kalah penting, adalah keberadaan label SNI sebagai tanda jika produk tersebut sudah melewati proses standarisasi nasional. Barang yang bertanda SNI pasti berskala nasional dan aman untuk dibeli, dan itu tidak semua produk bisa mendapatkannya. Misalnya Helm, yang akan sangat mempengaruhi keselamatan pengguna ketika berlabel SNI," katanya. (tribunjogja)

Penulis: sus
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved