Breaking News:

Natal 2018

Perayaan Natal di Gereja Korban Tsunami Selat Sunda Berlangsung Haru, Hampir Semua Jemaat Menangis

Perayaan Natal di Gereja Korban Tsunami Selat Sunda Berlangsung Haru, Hampir Semua Jemaat Menangis

KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN
Jemaat menangis saat mengikuti ibadah natal di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) Carita, Selasa (25/12/2018). Kawasan ini terdampak tsunami Selat Sunda pada Sabtu, 22 Desember lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah suasana duka, umat kristiani di Kecamatan Carita, Pandeglang, Banteng merayakan Natal bersama.

Namun ibadah Natal tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini ibadah dilakukan dalam suasana haru usai bencana Tsunami Selat Sunda melanda wilayah ini.

Ibadah Natal di Carita dipusatkan di Gereja Pantekosta Rahmat (GPR) Carita, Jalan Raya Carita KM. 5 Carita, yang juga merupakan satu-satunya gereja di Kawasan Carita dan Labuan.

Ibadah dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB dan dihadiri oleh jemaah yang mulai berdatangan sejak pukul 15.00 WIB.

Baca: 6 Desa Terdampak Tsunami Banten Belum Terjangkau Tim Evakuasi

Baca: Satu Impian Andi Seventeen yang Belum Terwujud

Suasana haru mulai menyelimuti sejak puluhan jemaah memasuki gereja yang telah 30 tahun berdiri ini.

Puncaknya adalah saat doa pembuka mulai dibacakan. Hampir seluruh jemaah yang hadir menangis.

Sebelum ibadah dimulai, Kompas.com sempat berbincang dengan Pendeta Rosman Anita Sitorus.

Dia menyebut jika jumlah jemaah yang hadir setiap ibadah Natal sebelumnya sebanyak 200 hingga 250 orang.

Tenda selalu didirikan untuk menampung jemaah. Tapi tahun ini, jumlah jemaah berkurang drastis.

"Tapi kali ini kita laksanakan dengan sangat sederhana, tidak ada tenda, tidak ada band, jumlah jemaat yang hadir kemungkinan juga sedikit karena sebagian besar masih berada di pengungsian," kata Pendeta Anita, Selasa (25/12/2018).

Baca: Isak Tangis Iringi Pemakaman Andi Seventeen, Sang Istri : Kami di Sini Sayang Ayah

Baca: Data BNPB, Hingga Selasa Siang Korban Meninggal Dunia Tsunami Selat Sunda Mencapai 429 Orang

Ibadah Natal tahun ini di GPR Carita mengambil tema "Rencana Tuhan Tidak Ada yang Gagal".

"Kita percaya ada rencana Tuhan di balik musibah tsunami ini, harapan kita semua jadi lebih baik," pungkas Pendeta Anita. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suasana Haru dan Isak Tangis Iringi Ibadah Natal di Gereja Korban Tsunami Carita", https://regional.kompas.com/read/2018/12/25/18202791/suasana-haru-dan-isak-tangis-iringi-ibadah-natal-di-gereja-korban-tsunami.

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved