Internasional

Militer Turki Gerakkan Pasukan Besar ke Perbatasan Suriah

Turki mengirim bala bantuan pasukan berikut peralatan perangnya ke perbatasannya dengan Suriah.

Militer Turki Gerakkan Pasukan Besar ke Perbatasan Suriah
YASIN BULBUL / AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Turki mengirim bala bantuan pasukan berikut peralatan perangnya ke perbatasannya dengan Suriah, Minggu (23/12/2018).

Pergerakan pasukan itu dilaporkan kantor berita Demiroren News Agency (DHA) dan Reuters. Ada sekitar 100 kendaraan tempur, termasuk truk pickup dan persenjataan berat memasuki daerah Kilis.

Sebagian besar berada di wilayah Turki, sebagian lagi sudah masuk wilayah Suriah yang kini dikontrol Turki. Belum diketahui tujuan mobilisasi pasukan ini.

Presiden Turki Tayyip Erdogan telah menyatakan menunda serangan militer ke wilayah Kurdi, menyusul keputusan Presiden Trump menarik pasukan dari Suriah timur.

Baca: Satu Lagi Pembantu Trump Mundur Terkait Penarikan Pasukan dari Suriah

Turki secara sistematis memburu kelompok bersenjata YPG, sayap militer Partai Pekerja Kurdistan yang terlarang di Turki.

Kelompok ini sejak lama memperjuangkan kemerdekaan Kurdistan di perbatasan Irak, Iran, Turki, dan Suriah.

Selama perang Suriah sejak 7 tahun lalu, kelompok Kurdi ini jadi mitra strategis koalisi AS yang memasuki Suriah dengan alasan memerangi ISIS.

Secara signifikan, pembebasan wilayah luas di Suriah utara/timur dari cengkeraman ISIS dilakukan YPG, Syrian Defence Forces (SDF) yang didukung pasukan darat dan udara AS, Prancis, Inggris dan Israel.

Trump pekan ini memutuskan menarik semua pasukan tempurnya dari Suriah, dan proses pemulangan ditargetkan tuntas tiga bulan ke depan.

Baca: Ada Penampakan Berbentuk Tanda Tanya di Langit California

Keputusan mengejutkan ini muncul setelah Trump terlibat pembicaraan khusus dengan Erdogan. Banyak pihak menduga ada kesepakatan rahasia di antara dua pemimpin ini.

Salah satunya terlihat dari keputusan Erdogan menunda operasi militer di Suriah utara/timur. DHA mengatakan konvoi Turki itu, yang menuju ke distrik perbatasan Kilis, yang terletak di provinsi selatan Hatay, termasuk tank, howitzer, senapan mesin dan bus yang membawa pasukan komando.

Bagian dari peralatan dan personil militer akan ditempatkan di pos-pos di sepanjang perbatasan sementara beberapa telah dibawa menyeberang ke Suriah melalui distrik Elbeyli.

Baca: Iran Anggap Sejak Awal Kehadiran AS di Suriah Memicu Instabilitas Kawasan

Elbeyli terletak 45 kilometer (27,96 mil) dari kota Manbij di Suriah utara, yang telah menjadi titik pertemuan kerjasama Ankara dan Washington.

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen alasan pengerahan pasukan ini ke perbatasan Suriah. Para pejabat Turki belum ada yang bisa memberikan komentar.

Di sisi lain, Erdogan dikabarkan menjanjikan pengerahan pasukannya untuk menumpas ISIS jika pasukan AS pergi.(Tribunjogja.com/AMN/ Reuters/xna)

Penulis: xna
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved