Liga 1 2018

Sriwijaya FC Tinjau Ulang Nilai Kontrak Esteban Vizcarra

Upaya manajemen tim Sriwijaya FC mempertahankan pemain andalannya, Esteban Vizcarra kini mulai memasuki babak baru.

Sriwijaya FC Tinjau Ulang Nilai Kontrak Esteban Vizcarra
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Gelandang Sriwijaya FC, Esteban Vizcarra, saat tampil melawan Madura United pada pekan ketiga Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur Sabtu (07/04/2018) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM- Upaya manajemen tim Sriwijaya FC mempertahankan pemain andalannya, Esteban Vizcarra kini mulai memasuki babak baru.

Pasalnya, manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut kini tengah meninjau ulang nilai kontrak sang pemain naturalisasi yang dianggap terlalu besar untuk sekelas tim Liga 2.

Manajemen Sriwijaya FC menilai, dengan nilai kontrak yang besar yang mencapai Rp 1,7 miliar per musim, kontrak Vizcara tersebut sudah lebih dari cukup untuk membayar tiga pemain lokal berkualitas untuk mengarungi Liga 2.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Ya, musim depan Sriwijaya FC akan bermain di Liga 2 seusai tak mampu bertahan di Liga 1 musim 2018.

Nilai kontrak Esteban Vizcarra lebih pantas untuk bermain di Liga 1.

"Memang betul, nilai kontrak Esteban Vizcarra cukup besar, maka akan ditinjau ulang," ujar Direktur Utama PT SOM, H Muddai Madang dilansir Tribunjogja.com dari laman Bolasport.

Baca: Gelandang Sriwijaya FC Esteban Vizcarra Resmi Jadi WNI

"Sejatinya, Vizcarra memang ingin bermain di Liga I Indonesia, tetapi ada peluang dia ingin bertahan di Sriwijaya FC dan hal itu masih kita bahas," ujarnya.

Menurut Muddai, Esteban Vizcarra masih ingin bersama Sriwijaya FC, pasalnya pemain 32 tahun itu telah berstatus WNI ingin membalas jasa Sriwijaya FC yang membantunya dalam proses naturalisasi.

Baca: Sriwijaya FC Degradasi dari Liga 1 Setelah Menelan Kekalahan dari Arema FC

Kontrak Vizcarra yang besar memang menjadi pertimbangan, pasalnya Sriwijaya FC akan mengarungi Liga 2 dan manajemen sudah melakukan beberapa kebijakan termasuk soal anggaran.

Akan tetapi, Muddai mengakui akan melakukan negoisasi dengan Vizcarra, mungkin ada pengurangan nilai kontrak dan Vizcaraa setuju maka manajemen akan mempertahankannya.

Tetapi jika tidak, maka kita harus menghargai profesionalisme pemain, karena apapun itu, sepakbola adalah industri yang berarti ada bisnis di dalamnya, kita hargai profesionalitas mereka," ujar Muddai. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved