Kota Yogya

UPT Terminal Giwangan Minta Calon Penumpang Gunakan Bus Berstiker Laik Jalan

Menurut pantauan UPT Terminal Giwangan, sudah mulai ada peningkatan penumpang, meski demikian belum ada lonjakan yang signifikan.

UPT Terminal Giwangan Minta Calon Penumpang Gunakan Bus Berstiker Laik Jalan
TRIBUNJOGJA.COM / Hening Siswanto
Suasana terminal giwangan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta meminta calon penumpang untuk menggunakan bus yang sudah dinyatakan laik operasi.

Ia mengatakan bus yang laik operasi sudah diberi stiker laik jalan.

"Kami kan setiap hari lakukan ramp check. Bus yang laik kami tempeli stiker. Jadi penumpang silakhkan menggunakan bus yang sudah ada stikernya. Ramp Check itu kan untuk menentukan laik dan tidaknya bus. Kalau sudah dinyatakan laik, setidaknya sudah aman untuk penumpang," katanya pada Tribunjogja.com, Kamis (20/12/2018).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Ia juga meminta calon penumpang untuk membeli tiket pada agen resmi.

Menurutnya peak season seperti ini bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kalau beli tiket sebaiknya pada agen resmi. Musim liburan seperti ini bisa dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Calon penumpang juga sebaiknya berhati-hati, supaya nanti perjalanan tidak terganggu. Jangan lupa perhatikan barang bawaan, bawa seperlunya saja," ujarnya.

Menurut pantauan UPT Terminal Giwangan, sudah mulai ada peningkatan penumpang, meski demikian belum ada lonjakan yang signifikan.

Baca: Terminal Giwangan Persiapkan Kedatangan Penumpang Libur Nataru

Bekti memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi sekitar tanggal 23 Desember atau H-2 Natal.

"Peningkatan penumpang sudah ada, tetapi belum signifikan. Sehari itu sekitar 12ribu penumpang. Nanti puncaknya tanggal 23 Desember, ada sekitar 13ribu sampai 14ribu penumpang. Kan ada mudik gratis juga, berangkat dari Jakarta tanggal 22 Desember, sekitar 810 penumpang," bebernya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, UPT Terminal Giwangan akan mendirikan posko. Melalui posko tersebut penumpang bisa menyampaikan laporan aduan maupun laporan kehilangan.

"Hari ini kami mulai mendirikan posko sampai nanti 2 Januari. Ada petugas di sana, penumpang yang bingung bisa bertanya. Kalau mau menyampaikan aduan juga bisa. Posko itu untuk kenyamanan penumpang juga," tambahnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved