Bisnis

Mekanik Astra Isuzu Yogya Berjaya di Ajang The 13th Isuzu World Technical Competition Jepang

Pria asal Klaten tersebut mampu meraih juara dua di masing-masing jenis kejuaraan yakni individu dan kelompok pada kategori B.

Mekanik Astra Isuzu Yogya Berjaya di Ajang The 13th Isuzu World Technical Competition Jepang
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Joko Susanto (dua kiri) menunjukkan piagam penghargaan dan piala saat memenangkan kompetisi The 13th Isuzu World Technical Competition di dampingi oleh Branch Manager Astra Isuzu Yogya, Uberlin Tangkas (kanan) di Kantor Astra Isuzu Yogya, Rabu (19/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Mekanik Astra Isuzu Yogya, Joko Susanto berhasil menyabet penghargaan dalam ajang kompetisi bergengsi The 13th Isuzu World Technical Competition yang digelar pada 5-6 Desember lalu di Isuzu Manufacture Service Training Center, Tokyo, Jepang.

Pria asal Klaten tersebut mampu meraih juara dua di masing-masing jenis kejuaraan yakni individu dan kelompok pada kategori B.

Kompetisi sendiri dibagi ke dalam dua kategori yakni A (negara dengan spesifikasi STD emisi EURO 4 ke atas) yang diikuti oleh 23 negara sedang kategori B (menggunakan spesifikasi Emisi EURO 3 ke bawah) diikuti dengan sebanyak 10 negara peserta.

Joko Susanto menceritakan, pada dasarnya hal yang diperlombakan di masing-masing jenis kompetisi baik kelompok maupun individu sama yakni, terdiri dari kompetisi teori dan parktik, simulasi penanganan keluhan pelanggan, kecepatan, serta ketepatan pengerjaan.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

"Sama seperti aktual kita di bengkel. Juri berperan seperti pelanggan yang melakukan permintaan service dan keluhan kemudian kita kerjakan dalam kurun waktu tertentu," kata dia saat ditemui Tribunjogja.com di Kantor Astra Isuzu Yogya, Rabu (19/12/2018).

Joko menuturkan, sebelum ikut pada kejuaraan tersebut dia juga telah lebih dulu diseleksi pada skop dealer hingga nasional dan kemudian dikarantina sekitar dua bulan untuk mempersiapkan diri.

Untuk kejuaraan tersebut, Joko mengatakan pihaknya memang menargetkan akan menggondol juara satu pada kategori berkelompok, namun karena ada beberapa kendala teknis akhirnya hanya berhasil menyabet juara dua, kalah dari Filipina yang berada di urutan pertama.

Baca: Pengunjung Rasakan Kenyamanan Berkendara dengan Isuzu Traga

"Aura kompetisinya memang luar biasa dan ketika itu memang ada sedikit kedodoran di awal sehingga poinnya kurang maksimal," tambah Alumnus SMKN 2 Klaten ini.

Sementara, Branch Manager Astra Isuzu Yogyakarta, Uberlin Tangkas menjelaskan, kemenangan tersebut merupakan satu di antara wujud Astra Isuzu dalam mempersiapkan mekanik-mekanik yang handal demi melayani kebutuhan purna jual bagi para pelanggan.

"Kita memang fokus untuk melayani pelanggan mulai dari penjualan hingga purna jual," kata dia.

Akibat layanan after sales tersebut, Berlin mengatakan hingga November lalu pihaknya berhasil membukukan pencapaian penjualan nomor satu di DIY untuk jenis comercial vehicel (y-t-d).

Baca: VIDEO : Keseruan Grebeg Pasar Isuzu TRAGA di Pasar Hewan Ambarketawang

"Market share kita sekarang berada di kisaran 40,98 persen. Kurang lebih diatas 250-300 unit perbulan," kata dia.

Dengan demikian, menatap tahun depan Astra Isuzu Yogyakarta optimis mampu menguasai sebanyak 50 persen market share segmen comercial vehicel di DIY, terlebih dengan kehadiran bandara NYIA yang semakin membutuhkan kendaraan angkutan baik untuk kebutuhan logistik, distribusi, dan sebagainya.

"Pastinya pembangunan infrastruktur akan digenjot baik jalan dan shuttle transportasi sehingga kebutuhan kendaraan utamanya bus pasti akan meningkat," jelasnya. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved