Bantul

Bawaslu Bantul Lakukan Monitoring Logistik Pemilu

Monitoring ini untuk memastikan penyimpanan logistik berupak kotak suara, dan bilik suara dalam kondisi aman.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Komisioner KPU Bantul Arif Widayanto menunjukkan kotak suara karton kepada Bawaslu Bantul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Bantul melakukan monitoring dan pengawasan logistik pemilu di sejumlah gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, Selasa (18/12/2018).

Monitoring ini untuk memastikan penyimpanan logistik berupak kotak suara, dan bilik suara dalam kondisi aman.

Pengawasan logistik ini menyasar pada tiga gudang milik KPU Bantul yang digunakan untuk penyimpanan logistik pemilu.

Gudang itu berada di kawasan Ringroad wilayah Code (Trirenggo), gudang di Jalan Srandakan (Pandak) dan gudang di kantor KPU Bantul.

"Hasil pengawasan kami, khususnya di gudang code, ada kebocoran di saat hujan.Kelembaban di gudang itu cukup tinggi. Alas bawah atau palet dilapisi plastik. Air disekitar itu banyak sekali," kata Supardi, Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Bantul pada Tribunjogja.com seusai meninjau gudang.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang didapat dari penjaga gudang, ketika hujan deras beberapa waktu lalu, air yang masuk ke dalam gudang cukup banyak.

"KPU Bantul harus hati-hati dan mewaspadai ini," tuturnya.

Baca: Cegah Kecurangan Pemilu, Bawaslu Segera Bentuk Desa Anti Politik Uang

Dari hasil temuan itu, Bawaslu merekomendasikan kepada KPU untuk segera membenahi gudang tersebut.

Pasalnya, kata Supardi, titik air di alas plastik gudang kelihatan sekali sehingga KPU harus lebih hati-hati supaya logistik berupa kotak suara dan bilik suara tidak mengalami kerusakan.

"Mudah-mudahan [logistik] nanti tidak mengalami kerusakan," harap dia.

Adapun untuk hasil tinjauan di gudang Jalan Srandakan wilayah Pandak, menurut Supardi tidak ada masalah karena di gudang itu hanya berisikan alat kelengkapan, berupa spon plastik, bolpoin, spidol, tali, hingga tas kresek.

"Di gudang Pandak ini aman. Karena gudang lama," tutur dia.

Baca: Bawaslu Sleman Kaji Kegiatan Bakti Sosial di Sardonoharjo

Sementara itu komisioner KPU Bantul, Arif Widayanto hasil temuan Bawaslu Bantul terkait gudang yang mengembun air sudah disampaikan.

Menurut dia, adanya kelembaban air karena terkait cuaca saat ini, bukan dari kotak ataupun bilik suara.

Arif juga menjelaskan bahwa pemeliharaan palet atau alas gudang akan segera dilakukan.

"Kalau benahi, nanti kita benahi.Termasuk pola pemeliharaan setiap bulan berupa Fumigasi dan juga spraying. Jadi tidak ada masalah," ungkapnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved