Regional

Sudah Enam Orang Tewas Disengat Tawon di Tahun 2018, Tim Damkar Sukoharjo Giatkan OTT

Sudah Enam Orang Tewas Disengat Tawon di Tahun 2018, Tim Damkar Sukoharjo Giatkan OTT

Sudah Enam Orang Tewas Disengat Tawon di Tahun 2018, Tim Damkar Sukoharjo Giatkan OTT
TribunSolo.com
Buntut 6 warga tewas akibat tawon, petugas Damkar Sukoharjo melakukan penyemprotan pakai air deterjen untuk mengusir dan membunuh tawon di rumah warga 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus sengatan tawon di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah sudah cukup meresahkan masyarakat.

Dari data Tim Pemadam Kebakaran Sukoharjo, setidaknya sudah ada enam orang tewas akibat disengat tawon.

Untuk mencegah timbulnya korban kembali,  petugas pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Sukoharjo giat menggelar Operasi Tangkap Tawon (OTT).

Keberadaan sarang tawon di rumah warga dianggap cukup meresahkan.

Bahkan baru-baru ini seorang warga di Kecamatan Baki tewas tersengat tawon.

Baca: Sambut Natal, Rumah Produksi Boneka di Yogyakarta Hadirkan Santa Claus Jumbo, Setinggi 2 Meter

OTT pada Minggu (16/12/2019) dilakukan di empat titik rumah warga di Desa Pengkol, Celep, Telukan, dan Grogol, Manang, Mojolaban.

Menurut Kabid Damkar Sukoharjo, Margono, saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Senin (17/12/2018), pengusiran sarang tawon dengan cara disemprot menggunakan air yang deterjen.

"Penggunaan air deterjen ini karena kalau tawon terkena maka dia tidak akan bisa terbang dan lama-lama mati," kata Margono.

Margono mengungkapkan metode yang digunakan di masing-masing wilayah berbeda, namun air deterjen ini merupakan metode yang cukup efektif dan murah sehingga dipilih oleh Damkar Sukoharjo.

Baca: Tujuh Daerah Langganan Banjir dan Luapan Air Sungai

Selain itu, penggunaan alat pengamanan yang memadai juga sangat diperluhkan saat OTT ini, mengingat tawon gung bisa membahayakan nyawa manusia.

Halaman
123
Editor: has
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved