Yogyakarta

Ganjar Pranowo Minta Kasus Agni dibuka Agar Semuanya Terang

Ganjar Pranowo selaku Ketua PP KAGAMA mengatakan agar Rektor UGM bisa memberikan keterangan mengenai apa yang telah dilakukan dengan apa adanya

Ganjar Pranowo Minta Kasus Agni dibuka Agar Semuanya Terang
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Ganjar Pranowo saat mengungkapkan kegiatan Nitilaku pada Minggu (16/12/2018) mendatang, di Balairung pada Jumat (14/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan HS kepada Agni saat melakukan KKN di Maluku tahun 2017 lalu, Ganjar Pranowo selaku Ketua PP KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) mengatakan agar Rektor UGM bisa memberikan keterangan mengenai apa yang telah dilakukan dengan apa adanya.

Ganjar yang ditemui seusai kegiatan Nitilaku yang dilakukan pada Minggu (16/12/2018) di UGM, menerangkan agar semua yang ada bisa dibuka dan tidak ditutup-tutupi agar semuanya menjadi terang.

"Menurut saya buka saja apa adanya. Tapi kalau semua di buka, dugaan saya akan menjadi terang," katanya.

Selama ini Ganjar menilai rektor UGM sudah sangat profesional menangani kasus tersebut.

Baca: Resmi, Ganjar Pranowo Tanda Tangani UMK Terbaru Jawa Tengah, Kota Semarang yang Tertinggi

Ganjar juga sudah mendapatkan banyak cerita mengenai kejadian dugaan pelecehan tersebut.

"Saya sudah diceritakan. Kita memberikan kewenangan kepada rektorat. Saya sudah dapat cerita banyak. Saya pikir pak rektor sudah sangat terbuka untuk memberikan keterangan secara profesional," ungkapnya.

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan DIY rencananya akan memanggil Rektor UGM pada Rabu (19/12/2018) mendatang berkaitan dengan penyelesaian kasus tersebut.

Budhi Masturi Ketua Ombudsman RI Perwakilan DI Yogyakarta beberapa saat lalu menjelaskan jika pihaknya telah melayangkan undangan kepada Rektor UGM pada 19 Desember 2018 pukul 10.00 WIB ke kantor ORI Perwakilan DIY.

"Kita sudah mengagendakan memanggil Rektor. Hari ini surat dikirim. Ada beberapa hal yang memang perlu kita tanyakan langsung ke Rektor terkait lambannya pengananan terhadap kasus ini" katanya

Budhi juga menerangkan ada hal yang juga perlu dikonfirmasi ke Rektor terkait perannya dalam proses administrasi pencantuman HS dalam daftar yudisium, kelulusan, dan wisuda.

Baca: Nitilaku UGM Ajang Temu Alumni dan Blusukan Kampung

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved