Kota Yogyakarta

Minimalisir Kesalahan, KPU Kota Yogyakarta Pengemasan Logistik Lebih Awal

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta melakukan pengemasan logistik, baik bilik maupun sampul di gudang KPU.

Dok KPU Kota Yogyakarta
KPU Kota Yogyakarta melakukan pengemasan logistik bilik dan sampul untuk kelancaran Pemilu 2019 mendatang di gudang KPU, Sabtu (15/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta melakukan pengemasan logistik, baik bilik maupun sampul di gudang KPU.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo mengatakan pengemasan logistik dilakukan untuk memastikan jumlah logistik yang diperlukan untuk Pemilu 2019 mendatang.

"Kami packing untuk bilik, setiap TPS butuh empat bilik. jadi kami packing empat-empat, lalu ditali rafia. Kami juga packing sampul, nanti sampul untuk surat suara, surat suara yang tidak sah, sampul formulir, total ada 45 lembar sampul," katanya saat dihubungi, Sabtu (12/15/2018).

Baca: KPU Kota Yogyakarta Tetap Fasilitasi Pemilih dengan Disabilitas

"Sekalian kami lakukan penghitungan juga. Surat tidak ada yang kurang. Apa yang kurang bisa nanti segera minta ke KPU DIY atau ada yang perlu ke percetakan. yang jelas kami ingin memastikan kelancaran Pemilu 2019 mendatang," sambungnya.

Hidayat mengaku khawatir jika tidak segera dilakukan pengemasan logistik, akan ada penumpukan pekerjaan di awal tahun 2019.

Hal itu karena setting dan sortir berada waktu yang sama, sehngga pihaknya harus mencicil.

"Ini kami cicil dulu, pengerjaan di awal 2019 cukup banyak. setiing dan sortir waktunya bersamaan. nah makanya yang ada i gundang, kita cicicl dulu untuk mengurangi kesalahan. Makanya kami packing lebih awal," ujarnya.

Dalam pengemasan logistik tersebut, baik bilik dan sampul di gudang KPU dalam kondisi baik.

Ia pun telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan logistik di gudang KPU aman.

Baca: KPU Kota Yogya Usulkan Ada Regulasi untuk Bendera Parpol

"Kami lakukan semprot disinfektan terlebih dahulu, fumigasi dulu. Supaya tidak ada rayap, karena memang logistik KPU banyak yang terbuat dari kertas. Logistik juga tidak langsung diletakkan di lantai. Ada palet kayu seperi panggung setinggi 15cm," bebernya.

"Kami juga lapisi dengan plastik. Jadi kalau kena air, tdidak langsung masuk ke logistiknya. Lalu masih kami tutup terpal, jadinya berlapis-lapis. Sejauh ini logistik, baik bilik dan sampul dalam keadaan baik," lanjutnya.

Selain menjaga dari rayap dan air, KPU Kota Yogyakarta juga melakukan pengamanan ekstra.

Pihaknya melibatkan jajran Polresta Yogyakarta untuk mengamankan gudang selama 24 jam.

"Untuk pengamanan kami melibatkan dari Polresta Yogyakarta utnuk menjaga 24 jam. Ada 5 personil yang dibagi shift. Ditambah satpam gudang juga," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved